1.300 Orang Tandatangani Petisi Save Menumbing pada Acara Jalan Santai Menumbing

Muntok – Untuk pertama kalinya, destinasi wisata Bukit Menumbing dijadikan objek olahraga jalan santai. Kegiatan yang dimotori Anak Muntok Punye Gawe ( AMPG ) bekerjasama dengan Pemrov Kepulauan Bangka Belitung, Pemkab Bangka Barat, Polres Bangka Barat dan sepuluh komunitas di Bangka Barat ini digelar di Bukit Menumbing, Muntok, Minggu ( 17/11/2019 ).

Acara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke – 19 ini dimulai sejak pukul 06:00 WIB, diikuti 1.300 peserta dari berbagai penjuru di Kabupaten Bangka Barat.

Garis start jalan santai dimulai dari Pos 1 di gerbang masuk, selanjutnya ke puncak Menumbing dan finish kembali di Pos 1. Para peserta yang tiba di puncak ditandai jarinya dengan tinta khusus sebagai tanda bahwa mereka benar – benar telah mencapai titik tertingi di kota Muntok tersebut.

Para peserta yang tiba di puncak berhak mendapatkan selembar kupon doorprize berhadiah menarik dari sponsor.

Disamping itu, menurut Ketua Pelaksana, Nova, setiba di puncak Menumbing, para peserta ikut berpartisipasi menandatangani petisi Save Menumbing sebagai bentuk komitmen bersama menyelamatkan Bukit Menumbing dari pengrusakan.

Nova berharap, dengan adanya petisi dan kegiatan ini, pengrusakan di Bukit Menumbing oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab bisa dicegah.

” Kita berharap dengan adanya kegiatan ini sehingga bisa menghindari atau mencegah para pelaku pengrusakan karena merasa Menumbing ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, sehingga kita bisa juga memberikan efek bagi para pelaku dengan adanya penandatanganan petisi Save Menumbing yang sudah kita lakukan diatas,” jelas Nova di sela – sela acara, Minggu ( 17/11/2019 ) siang.

Nova juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan penambangan dan penebangan ilegal, juga tidak melakukan perburuan hewan – hewan yang ada di Bukit Menumbing.

” Kita berharap itu tidak lagi dilakukan oleh masyarakat sehingga kelestarian Bukit Menumbing ini benar – benar terjaga karena Menumbing ini merupakan hutan konservasi yang wajib kita lindungi dan dilindungi juga oleh dunia,” tukasnya.

Melihat ramainya peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini, Nova mengatakan akan menyelenggarakan lagi kegiatan yang sama di tahun selanjutnya.

” Kegiatan jalan santai Menumbing ini bagi saya adalah hal baru, karena selama ini belum pernah dilaksanakan kegiatan jalan santai yang menggunakan rute terbaru ataupun dengan medan yang sedikit menantang.
Melihat antusiasme masyarakat, Insya Allah kita akan laksanakan lagi dengan merangkul pihak – pihak yang siap membantu kita serta ormas – ormas yang ada di Kabupaten Bangka Barat,” tutup Nova. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: