Syekh Muhammad Jaber Ceramah di Rumah Tahfiz H. Sampurno

Muntok – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam 1441 Hijriyah, Rumah Tahfiz Sabilar Rosyad pimpinan H. Sampurno mengadakan tabligh akbar.

Acara tersebut dilaksanakan di Rumah Tahfiz Sabilar Rosyad Jalan Raya Peltim, Muntok, Sabtu ( 16/11/2019 ) sore, menghadirkan da’i kondang Syekh Mumammad Jaber.

Ratusan jama’ah dari berbagai penjuru kota Muntok memadati tabligh akbar ini. Turut hadir Asisten III bidang Administrasi dan Umum Setda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, Kabag Sumda Polres Bangka Barat, Kompol Thamrin dan Kodim 0431 Bangka Barat, Kapten CBA Bawan Hari.

Darlan yang hadir mewakili Gubernur Erzaldi yang berhalangan hadir, mengapresiasi kegiatan bertema ” Membentuk Generasi Qur’ani” yang di gagas dan dimotori oleh H. Sampurno ini.

” Acara ini semoga berkah dan juga semoga kita semua kembali kepada sunnah. Jadi untuk orang tua, semoga anak – anak turunan kita menjadi hafiz dan hafizah semua, Aamiin, karena satu hafiz akan dapat memberikan syafa’at kepada keluarganya masuk syurga tanpa hizab,” ucap Darlan dalam sambutannya.

Sementara itu, Syekh Muhammad Jaber dalam ceramahnya menekankan pentingnya membaca dan menghafal Al – Qur’an.

” Salah satu ni’mat bagi kita, kita melihat anak – anak kita cinta Al – Qur’an. Itu ni’mat. Kalau anak kita hafal Al – Qur’an yang beruntung orang tuanya. Walaupun orang tuanya belum hafal, belum bisa baca begitu lancar, tetapi kalau salah satu anaknya bisa baca Al – Qur’an atau hafal Al – Qur’an, keberkahannya untuk keluarganya semua,” kata Syekh Ali Jaber.

Dia juga menandaskan, bila ingin menjadi mulia dunia dan akhirat adalah dengan mendekatkan diri kepada Al – Qur’an. Menurutnya, bila seseorang dekat dengan Al – Qur’an, maka anak – anak dan keturunannya akan menjadi mulia pula.

” Karena salah satu sifat Al – Qur’an, Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, Innahu la Qur’anul Karim, kitab yang paling mulia, bukan itu saja, tapi Al – Qur’an memuliakan siapa pun yang dekat sama Al Qur’an,” tandas Ali Jaber.

Dia menambahkan, Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam menjadi nabi yang paling mulia karena Al – Qur’an diturunkan kepadanya, termasuk pula malaikat Jibril yang bertugas membawa risalah Qur’an, menjadi malaikat yang paling mulia.

” Al – Qur’an turun kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam, menjadi mulia, malaikat Jibril Alaihi Salam, tugas Jibril membawa Al – Qur’an dari langit ke bumi, Jibril menjadi sayyidul malaikat . Bulan suci Ramadhan, bulan yang paling mulia, karena Al – Qur’an turun di bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qadar, malam yang paling mulia, karena Al Qur’an turun di malam Lailatul Qadar. Mekkah dan Madinah menjadi tanah suci, tanah yang paling mulia di seluruh dunia, kenapa? karena Al – Qur’an turun di Mekkah dan Madinah. Begitulah, orangnya, tempatnya, waktunya, zamannya, kalau isinya Al – Qur’an maka akan menjadi mulia,” paparnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: