Varisha Adhylia, Usia Baru 10 Tahun Bukan Halangan Sumbang Perak untuk Babar

Muntok — Prestasi cabang olahraga pencak silat kontingen Bangka Barat pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah ( POPDA ) di Toboali, Bangka Selatan 2020 cukup mentereng. Para pendekar muda dari berbagai perguruan di Bumi Sejiran Setason itu berhasil memborong 4 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Diantara nama – nama pesilat peraih medali emas seperti Umara, Aditya, Rayuana, Sisy, medali perak ada Arabela serta perunggu ada Junianto, Almeira dan Zika, terselip satu nama pesilat termuda peraih medali perak, Varisha Adhylia.

Prestasi yang diukir Varisha Adhylia dengan satu medali perak terbilang cukup membanggakan, mengingat putri pasangan Adhy Reza dan Sumilia Trisnawati ini baru berumur 10 tahun dan menjadi atlet termuda dalam squad Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia ( IPSI ) Bangka Barat, yang berlaga di POPDA Bangka Selatan.

Terlebih, lawan – lawan yang ia hadapi pada POPDA tingkat provinsi itu berasal dari lima kabupaten se – Babel, tentu itu bukan hal mudah.

Menurut sang ayah, Adhy Reza, putri kecilnya mulai tertarik bermain silat sejak kelas 1 SD, khususnya pencak silat seni. Saat ini Varisha telah duduk di kelas 5 SDN 1, Muntok.

” Anak saya mulai latihan dan bergabung di perguruan silat sejak kelas 1 sekolah dasar. Dia tertarik dengan gerakan – gerakan yang ada di silat, itu awal mulanya Varisha main silat,” jelas Adhy Reza, Jum’at ( 6/11/2020 ).

Selanjutnya Varisha dilatih Ketua IPSI Bangka Barat, Ivan Setiawan. Setelah setahun berlatih, Vanisha mulai berani mengikuti pertandingan. Tepatnya saat duduk di kelas 2, dia ikut bertanding pada ajang Olympiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN ).

” Saat ia berumur 7 tahun, kelas 2 SD, Varisha mulai bertanding di O2SN tahun 2017. Pertandingan pertamanya itu untuk melatih mentalnya biar berani tampil,” kata Adhy.

Berkat dukungan kedua orang tua dan keseriusannya dalam berlatih, Varisha berhasil menjadi juara pertama cabor unggulan Bangka Barat tahun 2019, dan diperhelatan POPDA Bangka Selatan tahun 2020 ini, Varisha menjadi runner up kategori pencak silat seni sehingga menjadi salah satu atlet penyumbang medali perak untuk Kontingen Bangka Barat.

” Sebagai orang tua, kami tentu akan selalu mendukung Varisha. Harapannya ke depan ia mampu meraih prestasi lebih baik lagi dan bisa terus mengharumkan nama Bangka Barat,” tutup Adhy. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: