Pesan Sahirman untuk Kontingen POPDA Babar, Juara Dulu Baru Bonus

Muntok — Senada dengan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Rukiman, Pjs. Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli juga pasang target juara umum untuk Kontingen POPDA yang akan berangkat ke Toboali, Bangka Selatan, Senin ( 2/11/2020 ) besok.

” Jadi kita berharap kalau dua tahun yang lalu kita urutan keenam, untuk sekarang ini kalau tidak juara 2, juara 1. Targetnya begitu,” ujar Sahirman kepada awak media usai melepas Kontingen POPDA Bangka Barat di Rumah Dinas Bupati, Minggu ( 1/11/2020 ).

Sahirman mengatakan, para atlet pelajar yang berhasil menggondol medali emas akan diberikan bonus. Bahkan untuk menambah stamina dan menjaga imunitas tubuh, Pemda juga membekali para patriot olahraga belia tersebut dengan susu cap beruang.

” Bonus nanti dulu, juara dulu, bukan bonus dulu baru juara. Juara dulu baru bonus. Ya ada. Paling tidak kan sudah diawali dengan susu beruang dulu. Ya kalau memang ada wewenangnya saya masih disini misalnya, ya kita beri bonus pada yang juara,” tukasnya.

Disamping itu, Sahirman berharap para atlet yang tergabung dalam kontingen tetap kompak dan solid, mempunyai kesadaran meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta selalu menjaga etika demi menjaga nama baik Bangka Barat.

Dia berpesan agar para atlet tidak mudah menyerah dan mempunyai mental pejuang agar prestasi terbaik bisa diraih.

” Mental pejuang itu tidak mudah menyerah sebelum habis waktu bertanding. Dalam injury time pun tetap bertahan, kadang – kadang injury time itu memberi perubahan yang dahsyat. Kalau mereka punya mental pejuang seperti itu, lihat lah pemain – pemain bintang di sepakbola itu kan, atau bulutangkis, udah jauh ketinggalan tapi mereka mampu memberikan perubahan karena mereka punya mental pejuang,” pesannya.

Ditambahkan Sahirman, pihaknya telah melakukan antisipasi menjaga kontingen POPDA dari penularan Covid – 19 dengan menyertakan tim medis yang ikut berangkat ke Kecamatan Toboali.

” Kita kan tetap pakai protokol kesehatan, pakai masker pada saat tertentu kecuali dalam bertanding nggak perlu pakai masker, kelak payah bernafas. Kemudian cuci tangan. Tim medis jelas kita siapkan, dibawah kepemimpinan Ketua KONI, seluruh sudah dipersiapkan, termasuk susu beruang,” tutupnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: