Parhan Buka Diklat Teknik Sistem Akuntansi Berbasis Akrual , Tekankan Kompetensi Dan Keahlian Pengelola Keuangan Negara

Duta Radio – Bupati Bangka Barat  H. Parhan Ali menegaskan pentingnya penerapan akuntansi pemerintah berbasis akrual demi meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan untuk menghasilkan pengukuran kinerja yang lebih baik serta memfasilitasi manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.
Hal tersebut Parhan ungkapkan dalam pembukaan Diklat Teknik Sistem Akuntansi Berbasis Akrual Bagi Bendahara Tahun 2017 di Graha Aparatur Muntok Bangka Barat, Senin ( 15/4/17 ) pagi.
Menurutnya pengelolaan keuangan negara harus diselenggarakan secara professional dan proporsional.
“Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih ( good governance and clean government  ) pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari penyelenggaraan negara perlu diselenggarakan secara profesional, proporsional, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan kaidah penyelenggaraan keuangan negara  sebagai pencerminan best practice,” kata Parhan.
Untuk menyajikan laporan keuangan yang kredibel dan akurat,  kata Parhan, system akuntansi merupakan salah satu cara untuk melakukan hal tersebut.
“Untuk itu Aparatur Sipil Negara yang diberikan tugas sebagai bendahara memiliki tanggung jawab yang sangat kompleks sebagai pengelola keuangan sehingga pemanfaatan dana pemerintah dapat dilakukan secara optimal, efisien, efektif, berdayaguna dan berhasil guna,”lanjutnya.
Ia juga menekankan pengemban tugas perbendaharaan harus mempunyai kompetensi dan keahlian di bidang administrasi keuangan negara.
“ Tentunya tugas –tugas kebendaharaan itu baik itu bendahara penerimaan maupun pengeluaran hendaknya diemban oleh aparatur yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang administrasi pengelolaan keuangan negara,” cetus dia.
Dia mengharapkan Diklat Teknik Sistem Akuntansi Berbasis Akrual Bagi Bendahara  mampu mewujudkan aparatur daerah yang mampu melaksanakan tugas dan kewenangan kebendaharaan dalam mengelola keuangan daerah sesuai dengan Standard Akuntansi Pemerintah dan menghimbau kepada para peserta untuk mengikuti diklat tersebut dengan sungguh – sungguh.
“Untuk itu saya menghimbau agar saudara – saudara dapat mengikuti diklat ini dengan sungguh – sungguh agar pengetahuan dan wawasan yang saudara peroleh dapat dipahami dan diimplementasikan secara sistematis dalam kegiatan penatausahaan dan pencatatan seluruh transaksi yang terjadi di setiap OPD secara tertib, teliti, cermat dan akurat,”himbau Parhan.
Diklat diikuti 40 orang yang berkompentensi di bidang keuangan di masing-masing OPD di Lingkungan Organisasi Pemerintah Daerah ( OPD ) Kabupaten Bangka Barat dengan narasumber dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM ) dari Kementerian Dalam Negeri. ( SK )

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: