Bangka Barat Pelopori Perda Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf

Muntok — Anggota Panitia Khusus ( Pansus ) Raperda Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf, Rubiansyah dalam laporan hasil kerja timnya pada Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Enam Raperda di Gedung Mahligai Betason II Kantor DPRD Bangka Barat, Kamis ( 22/10/2020 ) mengatakan, mereka telah membahas dan mengkaji Raperda tersebut pada tanggal 18 September 2020.

Hasil pembahasan yang dilakukan Pansus bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Badan Wakaf Indonesia ( BWI ) perwakilan Kabupaten Bangka Barat dan Kantor Kementerian Agama adalah, pertama, Raperda Tentang Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf bila disahkan menjadi Perda akan menjadi payung hukum pelaksaan wakaf di Kabupaten Bangka Barat.

” Kedua, Raperda ini merupakan Raperda yang belum dimiliki oleh provinsi dan kabupaten mana pun, sehingga jika disahkan menjadi Perda maka akan menjadi Perda Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf pertama di Indonesia,” tukas Rubiansyah.

Dari dua point tersebut, maka salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan umum menurut Rubiansyah adalah, meningkatkan peran wakaf sebagai pranata keagamaan yang tidak hanya bertujuan menyediakan berbagai sarana ibadah dan sosial, tetapi juga harus memiliki kekuatan ekonomi yang berpotensi.

” Dengan adanya Perda ini maka Kabupaten Bangka Barat ke depan akan menjadi tempat utama belajar atau sharing informasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Dengan disahkannya Raperda tersebut, Pansus DPRD Bangka Barat pun menitipkan dua butir pesan kepada BWI.

Pertama, Rubiansyah minta kepada BWI perwakilan Kabupaten Bangka Barat untuk lebih berkembang lagi dalam pengelolaan harta benda wakaf.

” Kedua, BWI harus memiliki terobosan atau proyek percontohan yang lebih ditonjolkan dan terus bersinergi dengan pihak terkait, serta terus mengkoordinir pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf guna menghindari permasalahan di lapangan,” pungkasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: