AMPeGe Berencana Gelar Bazar di Lapangan Gelora Muntok

Muntok — Dalam waktu dekat, Anak Muntok Punye Gawe ( AMPeGe ) berencana menggelar Bazar di Lapangan Gelora, Muntok. Hal itu menjadi bahasan dalam rapat dengan Satgas Penanganan Covid – 19, terutama penerapan protokol kesehatan dan potensi kerumunan, di ruang Pusdalop, Setda Bangka Barat, Senin ( 18/10 ).

AMPeGe yang diwakili Sekretarisnya, Yudarta dalam paparannya mengatakan, pihaknya belum menentukan tanggal pelaksanan karena masih menunggu rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat.

Menurut Yudarta, Bazar tersebut bertujuan untuk menghidupkan para pelaku UKM dan PKL di Lapangan Gelora dan agar perekonomian lebih menggeliat. Namun karena pelaksanaannya dimasa pandemi, protokol kesehatan akan lebih diketatkan lagi.

” Pengunjung harus tunjukkan bukti vaksin dan bagi yang belum kami siapkan gerai vaksin. Kami juga akan menyiapkan dua pintu masuk dan dua pintu keluar diawasi rekan AMPeGe, Pramuka, TNI dan mudah – mudahan ada perwakilan Satgas,” ujar Yudarta.

Bazar akan dimulai dari pukul 16.00 – 22.00 WIB dan diisi 30 pedagang. Di lokasi juga akan disiapkan tim yang bertugas mengontrol prokes di dalam lokasi.

Yudarta menegaskan, para pedagang pun nantinya harus memiliki kartu bukti sudah divaksinasi. Mereka juga harus menyiapkan air cuci tangan.

Usai rapat, Ketua Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, Sidarta Gautama mengatakan, setelah pemaparan oleh pihak AMPeGe, persoalan ini akan dibahas lagi di ruang Wakil Bupati pada sore hari, sembari menunggu Inmendagri terkait aturan level PPKM yang akan terbit nanti malam.

Setelah rekomendasi diberikan, Satgas Covid akan menurunkan Tim Survey ke lapangan untuk memastikan apa yang telah direkomendasikan benar – benar dilakukan pihak penyelenggara.

” AMPeGe sudah mencatat masukan – masukan, itu berarti nanti yang akan kita laksanakan dan itu yang akan ada di dalam rekomendasi, baru setelah itu rekom diberikan, tim survey turun, itu urutannya,” jelas Sidarta.

Sidarta menambahkan, bila nanti bisa terlaksana, Bazar di Lapangan Gelora akan dijadikan percontohan pelaksanaan keramaian dengan prokes ketat bagi kecamatan – kecamatan di Bangka Barat.

Hal itu dilakukan dalam rangka mengakomodir keinginan – keinginan dari bawah agar perekonomian bisa menggeliat, tapi tidak menimbulkan transmisi penularan baru Covid – 19.

” Jadi percontohan karena apa? camat – camat sudah lama minta supaya ada satu kegiatan di kabupaten yang jadi contoh,” cetusnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: