Tingginya Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Cermin Pengakuan Terhadap Pemimpin yang Terpilih

BANGKA BARAT, Politik133 Dilihat

Muntok — Tingginya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) tahun 2020 akan sangat menentukan legalitas penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah. Partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah perlu ditingkatkan karena merupakan salah satu indikator tingkat kesadaran berpolitik masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Bangka Barat, Markus, SH., dalam sambutannya pada acara Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, maskot dan jingle Pilkada Bangka Barat 2020 yang digelar oleh KPU Bangka Barat di Lapangan Volli Bina Jaya, depan Kantor KPU Bangka Barat di Muntok, Minggu ( 2/2/2020 ).

” Tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya mencerminkan tingkat pemahaman politik yang baik sekaligus kuatnya pengakuan masyarakat terhadap pemimpin yang terpilih,” ujar Markus.

Untuk itu, Markus mengajak seluruh masyarakat datang TPS untuk menggunakan haknya memilih Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat periode 2021 – 2026, sesuai dengan hati nurani sebagaimana diamanatkan Pasal 1 ayat 2 UUD tahun 1945 yang menyatakan kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD.

Menurut Markus, makna kedaulatan
di tangan rakyat adalah, bahwa rakyat memiliki kedaulatan, tanggung jawab, hak dan kewajiban untuk secara demokratis memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan guna mengurus dan melayani seluruh lapisan masyarakat Bangka Barat ke depan.

Ia juga menegaskan, Pilkada harus dilaksanakan berdasarkan azas langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil.

” Hal ini akan dapat tercapai apabila seluruh komponen bangsa baik itu Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum dan penyelenggara Pilkada saling bahu membahu mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ini dengan didasarkan pada peraturan perundang – perundangan yang berlaku,” cetusnya.

Ia menambahkan, sistem politik yang demokratis ditandai dengan adanya sikap saling menghargai pendapat dan menghargai perbedaan.

” Selain itu, saya harap kita selalu mengutamakan perdamaian serta bersama – sama menjaga ketertiban dan keamanan di dalam masyarakat sehingga tercipta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang lancar aman dan damai,” pungkasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *