Dandim 0431/BB Berbagi Pengalaman tentang Kepariwisataan dengan Disbudpar Bangka Barat

HEADLINE, PARIWISATA532 Dilihat

BANGKA BARAT — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat menerima kunjungan Dandim 0431/BB Letkol Czi Fadil, di Kantor Disbudpar di Kecamatan Mentok, Rabu ( 22/10 ).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Fachriansyah mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi Letkol Czi Fadil yang baru dilantik sebagai Dandim 0431/BB.

Menurut dia Dandim ternyata menaruh harapan untuk pengembangan dunia pariwisata Bangka Barat.

“Beliau ketika pertama kali memang ke sini, beliau sudah ke Menumbing dan beliau merasa tertarik dan akan memberikan saran dan pendapat tentang pengembangan kepariwisataan di Bangka Barat. Maka itu salah satu tujuan beliau langsung ke sini,” kata Fachriansyah, usai kunjungan Dandim.

Apa aja sarannya? Menurut Fachriansyah, Fadil menyarankan untuk memulai ataupun meneruskan hal-hal yang sudah baik, memoles hal-hal yang kecil untuk meningkatkan daya tarik wisata.

“Nah, kan kalau wisata itu kan harus ada daya tarik, kalau tidak ada daya tarik, mustahil mungkin para wisatawan akan berkunjung ke sini, ” ujarnya.

Menurut dia, Dandim juga tertarik dengan posisi Bangka Barat sebagai daerah transit. Pengalaman Fadil di daerah Sorong, daerah transit ternyata bisa memanfaatkan orang-orang yang mau terbang ataupun mau berkunjung ke Raja Ampat ataupun daerah lain.

Sorong adalah ‘gerbang’ utama menuju Raja Ampat, sebuah gugusan kepulauan indah yang secara administrasi merupakan bagian dari Provinsi Papua Barat Daya. 

“Nah, itu selama para pengunjung itu ataupun para transit itu menunggu keberangkatan ke selanjutnya, itu betul-betul dimanfaatkan oleh Pemerintah Sorong untuk memajukan dunia pariwisatanya,” kata Fachri.

Hal itu lah yang akan dibagikan oleh Dandim Letkol Czi Fadil ke Disbudpar, bagaimana Bangka Barat sebagai daerah transit bisa memanfaatkan serta memaksimalkan dunia pariwisatanya.

“Jadi Pak Dandim itu berharap kalau kami kita di Bangka Barat ini serius memajukan dunia pariwisata, In Syaa Allah mereka bukan hanya transit tetapi mereka akan nginap dan mencari sesuatu yang lebih menarik di Bangka Barat,” cetus Fachriansyah. ( SK )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *