Stok Bahan Kebutuhan Pokok di Bangka Barat Jelang Ramadhan Masih Cukup

Muntok — Persediaan bahan kebutuhan pokok di Bangka Barat jelang bulan suci Ramadhan masih cukup aman. Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri, Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian ( DKUP ) Bangka Barat, Seviliana mengatakan, pihaknya selalu melakukan pendataan rutin dua kali seminggu untuk mengontrol stok barang

” Jadi sejak kemarin Covid itu, kami sudah pendataan stok rutin setiap Senin dan Kamis, tapi untuk komoditi bahan pokok seperti beras, gula sama minyak goreng. Sagu, terigu, mie instant kami data juga, rutin. Sejauh ini kalau kami tanya ke pedagang besar atau distributor, lancar, stok aman, cukup untuk menjelang puasa ini,” jelas Seviliana di ruang kerjanya, Selasa ( 30/3 ).

Berikut data stok barang kebutuhan pokok per Senin tanggal 29 Maret 2021 di tiga distributor besar yang ada di Kecamatan Muntok.

CV. Uno Gemilang Sentosa di Kelurahan Tanjung. Stok barang yang disimpan, beras 12.000 kilogram, gula 20.500 kilogram, minyak goreng 14.000 liter, mie instant 1.400 dus.

PO. Gudang Sembako Paulus di Kelurahan Sungai Daeng. Stok barang yang disimpan, beras 13.000 kilogram, gula 8.000 kilogram, minyak goreng 6.720 liter, mie instant 250 dus.

Tjhai Nam Lie, Kampung Sawah Kelurahan Tanjung. Stok barang yang disimpan, beras 41.500 kilogram, gula 2.800 kilogram, minyak goreng 9.360 liter, mie instant 320 dus.

Total stok beras yang ada di tiga pedagang tersebut yakni 66.500 kilogram, gula 31.300 kilogram, minyak goreng 30.080 liter dan mie instant 1.970 dus.

Menurut Seviliana, harga bahan – bahan pokok itu pun juga masih terbilang stabil. Hanya harga cabe yang sudah mengalami kenaikan sejak dua bulan lalu.

” Cabe merah Rp. 61 ribu perkilo rata – rata se – Bangka Barat. Kalau cabe rawit merah agak mahal Rp. 64 ribu. Cuma sekarang sudah agak turun, waktu itu sempat Rp. 120 – 100 ribu,” tukasnya. ( SK ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: