Pemkab Babar dan Bawaslu Sepakat Jalin Kerja Sama Hadapi Pilkada 2020

Muntok — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) menandatangani Perjanjian Kerja Sama ( PKS ) Tentang Peningkatan Peran Fungsi dan Tanggung Jawab Bawaslu dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat tahun 2020.

Penandatangan kesepakatan digelar di Operasional Room ( OR ) I Setda Bangka Barat, Senin ( 6//7/2020 ) pagi, dihadiri Bupati Markus, Ketua Bawaslu Rio Febri Fahlevi, Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Babel, Ir. Firman Taripar Bangso Pardede, segenap Kepala OPD dan Camat se – Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Ketua Bawaslu Bangka Barat, Rio Febri Fahlevi, kerja sama Bawaslu dengan Pemkab Bangka Barat telah diawali dengan beberapa proyek, salah satunya penempelan leaflet tentang pencegahan pelanggaran dan netralitas ASN di lingkungan Pemkab Bangka Barat, yang dilakukan serentak di enam kecamatan, termasuk di puskesmas – puskesmas yang ada di semua Kecamatan.

” Alhamdulillah respon dari Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat luar biasa buat kami, memberikan support system untuk sama-sama menyelesaikan, menjalankan pesta demokrasi ini menuju pesta yang berkualitas. Dan mudah-mudahan sampai dengan seterusnya,” kata Rio.

Dikatakan Rio, Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab dan Bawaslu ini adalah suatu keniscayaan untuk mengawal jalannya Pilkada tahun 2020 yang akan digelar tanggal 9 Desember mendatang agar berjalan sukses.

” Sama-sama kita punya itikad yang baik sama-sama kita sukseskan Pilkada ini, bukan hanya terpilihnya seorang pemimpin tapi adalah menjadikan Pemilu ini berkualitas, ” tandasnya.

Untuk itu, Rio mengajak sama-sama rasional menempatkan diri karena di dalam Undang- Undang Nomor 1 tahun 2015 menyatakan ASN dilarang untuk ikut berkampanye, berfoto serta menunjukkan simbol paslon atau parpol tertentu.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat Markus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui OPD terkait dan Bawaslu telah bersepakat untuk melaksanakan kerjasama dalam rangka menghadapi pesta demokrasi Pilkada 2020.

” Melalui kesepakatan ini diharapkan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang dapat berjalan dengan mengedepankan prinsip langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil pelaksanaan,” ucap Markus. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: