Panas Terik Tak Surutkan Animo Warga Mentok Ramaikan Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI

BANGKA BARAT — Panas terik musim kemarau tidak menyurutkan animo masyarakat untuk menyaksikan Lomba Pawai Pembangunan HUT ke – 81 Republik Indonesia Bangka Barat di Kecamatan Mentok, Senin 24 Agustus 2026.

Seperti tahun – tahun sebelumnya, masyarakat Kecamatan Mentok berbondong – bondong berkumpul di rute yang akan dilewati peserta pawai untuk menyaksikan dari dekat kemeriahan kegiatan setahun sekali setiap HUT Kemerdekaan RI ini.

Start peserta pawai dari Lapangan Golf di Jalan Raya Peltim. Selanjutnya, dari lapangan golf (panggung kehormatan) para peserta akan bergerak menuju Kampung Jawa, kemudian belok kanan menuju Puskesmas, Kantor Telkom Kebon Nanas, Jalan Hos Cokroaminoto Senang Hati, Simpang Empat Lampu Merah, lalu belok kiri ke Jalan Raya Pangkalpinang dan finis di depan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat Markus dan Wabup Yus Derahman serta unsur Forkopimda dan kepala OPD menyaksikan pawai dari panggung di Lapangan Golf.

Markus mengatakan peserta pawai tahun ini cukup banyak, yakni 50 regu. Masyarakat juga antusias menyambut kegiatan ini.

“Kita hari ini sudah melihat sama-sama, ya. Walaupun cuaca panas tapi tidak menyurutkan masyarakat khususnya Kota Mentok untuk menonton rangkaian dari acara 17 Agustus ini,” kata Markus usai acara.

Dia berharap dengan adanya acara seperti ini bisa mengangkat perekonomian pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM).

Bupati juga berharap di tahun – tahun selanjutnya pawai HUT RI bisa digelar lebih meriah dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.

“Harapan kita kalau bisa kan makin tahun makin baik untuk pelaksanaan kegiatan. Pesertanya makin banyak, makin bagus,” katanya.

Markus mengapresiasi para peserta di tingkat pelajar SD dan SMP yang mengangkat tema program – program Presiden Prabowo, di antaranya Makan Bergizi Gratis ( MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP).

“Artinya kan sebagian sekolah itu ingin memperkenalkan MBG kepada masyarakat, Koperasi Merah Putih. Harapan kita ya program ini bisa dikelola lebih baik lagi ke depannya seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Bangka Barat Thanthowi mengatakan, pawai tahun ini ada peserta yang hanya ingin ikut meramaikan, sehingga tidak dihitung sebagai peserta lomba.

“Ada peserta yang hanya ikut berpartisipasi. Ini tidak kita masukkan ke dalam lomba sehingga peserta kita tahun ini 50, terdiri dari kategori pelajar SD, SMP, SMA, instansi, ormas dan umum,” kata Thanthowi. ( Adv )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *