BANGKA BARAT — Pawai pembangunan memperingati HUT ke – 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bangka Barat, Senin 24 Agustus 2026 di Kecamatan Mentok berlangsung meriah.
Kemeriahan tersebut semakin semarak saat Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman tanpa sungkan ikut berjoget bersama siswa siswi SMP Santa Maria Mentok, yang sedang melakukan atraksi di depan panggung kehormatan.
Siswa – siswi SMP Santa Maria yang mengusung tema “AI ( Artificial Intelligence ) Untuk Masa Depan Cerdas, Kreatif dan Berkarakter” terlihat semakin bersemangat melihat Yus Derahman ikut nimbrung berjoget bersama mereka.
Wabup Yus Derahman mengatakan dirinya tergelitik untuk ikut berjoget karena terpancing asiknya lagu “Mati Lampu” yang jadi pengiring atraksi anak – anak SMP Santa Maria.
Selain itu dirinya ingin membuat suasana agar lebih meriah, di tengah panas matahari yang menyengat.
“Iya biasalah karena tadi kan lagu melayu, Mati Lampu kan. Biar lebih adem dan lebih meriah acara ini,” kata Yus Derahman ditemui di sela acara.
Menurut Yus pawai tahun ini cukup meriah. Dia berharap di tahun selanjutnya acara ini bisa digelar lebih meriah lagi dengan melibatkan semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Barat ikut jadi peserta.
“Alhamdulillah ini awal ya mudah-mudahan ke depan lebih meriah lagi. Sekarang kan kecamatan melaksanakan sendiri – sendiri. Nanti kan kalau memang yang bagus misalnya dinilai di sana, kita bawa ke sini. Jebus juga, Parittiga, Kelapa,” ujarnya.
Menurut Yus animo masyarakat untuk menyaksikan pawai tahun ini sangat tinggi karena momen pawai HUT RI memang ditunggu – tunggu.
“Antusias sekali masyarakat kelihatannya. Mereka merindukan momen hari proklamasi ini. Ini awal Maknyus kan, ahamdulillah tahun 2026 ini kita bangkit kembali, biar menyala ya 2027, 2028, 2029 dan seterusnya,” cetus dia.
Di samping itu kata Yus, pelaku UMKM juga ikut mendapatkan berkah dari kegiatan ini. Dia berharap omset pelaku usaha kecil bisa lebih meningkat lagi.
“UMKM alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini, paling tidak kan ada toko minuman kita juga beli, kan. Kalau ada hiburan semacam ini, UMK tetap hidup,” ujarnya. ( SK )






























