Dua Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Bangka Selatan Dievakuasi Tim SAR Gabungan

HEADLINE, Peristiwa62 Dilihat

BANGKA SELATAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima informasi laporan penemuan dua jenazah tanpa identitas, di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bangka Selatan secara beruntun pada Senin (24/8/2026).

Evakuasi pertama bermula ketika Tim SAR menerima laporan penemuan jenazah di wilayah perairan Desa Sadai pada pukul 08.43 WIB.

Merespons informasi tersebut, personel dari Unit Siaga SAR (USS) Toboali langsung dikerahkan menuju lokasi.

Pada pukul 10.35 WIB, jenazah pertama berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel USS Toboali, TNI AL, Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polairud Polres Bangka Selatan, Ditkrimsus, serta Tim INAFIS Polres Bangka Selatan ke RSUD Kabupaten Bangka Selatan.

Tak lama kemudian , Tim SAR kembali menerima laporan dari Polairud Polres Bangka Selatan pada pukul 12.12 WIB terkait penemuan jenazah kedua di kawasan Pantai Kubu.

Tanpa membuang waktu, Tim SAR Gabungan kembali bergerak menuju titik koordinat 3° 6’6.25″S 106°32’6.90″E, yang berjarak sekitar 13,53 kilometer dari pos USS Toboali.

Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.50 WIB dan langsung mengevakuasi jenazah kedua menuju rumah sakit yang sama.

Diketahui, jarak antara lokasi penemuan jenazah pertama di kawasan Sadai dan jenazah kedua di Pantai Kubu hanya berkisar antara 14 hingga 15 kilometer.

Kedua operasi evakuasi ini berlangsung aman dan lancar. Menanggapi dua insiden penemuan jenazah dalam waktu yang berdekatan ini, Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh unsur gabungan yang terlibat.

“Sinergitas dan kesiapsiagaan seluruh unsur SAR gabungan hari ini patut diapresiasi. Sesuai dengan moto Semangat Quick Action, Satu Jiwa Satu Rasa, seluruh personel dari Basarnas, TNI, dan Polri langsung bergerak cepat begitu menerima laporan sehingga kedua korban dapat segera dievakuasi ke rumah sakit,” kata Mikel Rachman Junika.

Terkait status korban, Mikel menegaskan bahwa penanganan lebih lanjut telah diserahkan kepada pihak yang berwenang.

Menurut dia saat ini kedua jenazah tersebut masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian.

“Mengingat identitasnya yang belum diketahui, kami mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Bangka Selatan dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor atau berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan RSUD Bangka Selatan guna membantu kelancaran proses identifikasi,” tutupnya. ( * )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *