BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melaksanakan Gerakan Pangan Murah ( GPM ) di Lapangan Gelora Kecamatan Mentok, Selasa ( 21/10/2025 ).
Kegiatan tersebut dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta memperingati Hari Pangan se Dunia ke – 45.
Pemda Bangka Barat menggandeng beberapa pihak seperti Perum Bulog Cabang Bangka, CV. Azza Anugrah Alam, pedagang daging ayam, kelompok tani pedagang dan hultikultura, Satgas Pangan Polres Bangka Barat dan lain sebagainya.
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan yang membuka layanan cek kesehatan gratis.
Bupati Bangka Barat Markus yang turut hadir mengatakan, GPM diharapkan bisa membantu masyarakat. Sebab, harga sembako yang dijual di kegiatan ini lebih murah jika dibanding dengan harga pasar.
Markus mengatakan GPM juga bertujuan mengendalikan inflasi di Bangka Barat.
“Harapan kami acara ini seperti ini dapat membantu masyarakat Bangka Barat yang kita cintai ini,” kata Markus.
Sementara itu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Barat Heru Warsito mewakili Kepala Dinas Ketahanan dan Pertanian menjelaskan tema dari kegiatan GPM dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia ke – 45 ini adalah “Bergandengan Tangan Untuk Pangan Dan Masa Depan Yang Lebih Baik”.
Tema tersebut memiliki arti bahwa dengan pangan yang stabil, pangan yang kokoh maka masyarakat akan menjadi lebih baik dan masyarakat akan menjadi kuat.
“Sehingga proses pembangunan yang dilakukan di Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan,” jelas Heru.
Heru sangat berharap kegiatan GPM ini bisa memberikan semangat kepada seluruh pihak untuk selalu berupaya sehingga ketahanan pangan khususnya di Bangka Barat bisa terpenuhi.
Menurutnya kegiatan GPM menyediakan bahan pangan pokok penting yang bekerja sama dengan vendor – vendor pangan.
Ini merupakan wujud kolaborasi dari seluruh pihak sehingga ketahanan pangan di Bangka Barat ini akan segera bisa terealisasikan.
“Dan kami juga terima kasih kepada seluruh komponen yaitu dari kepolisian, dari tentara atau TNI yang juga mendukung terhadap program swasembada pangan untuk menuju ketahanan pangan dan kemandirian pangan,” katanya.
Mia, warga Dusun Kadur Desa Belo Laut sangat bersyukur dan begitu terbantu dengan kegiatan GPM ini.
Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu masyarakat karena harga bahan sembako yang dijual relatif lebih murah.
Untuk itu, dirinya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan satu minggu atau dua minggu sekali.
“Terbantu, alhamdulillah kalau ada yang murah enak membantu masyarakat banyak. Kalau bisa setiap minggu selalu ada, kalau tidak ya dua minggu sekali,” harap Mia.
Berikut Daftar Harga Bahan Pokok yang Dijual Dalam GPM :
– Perum Bulog
Beras SPHP Rp11.800 per kilogram
Beras SPHP Rp59.000 per 5 kilogram
– Ayam
Timbang hidup Rp30.000 per kilogram
Timbang bulat Rp34.000 per kilogram
Timbang bersih Rp36.000 per kilogram
– Toko Abut
Gandum segitiga biru 1 kilogram Rp11.500
Gandum mila 1 kilogram Rp10.500
Minyak Fortune 1 Liter Rp18.500
Gula PSM 1 kilogram Rp17.500
Bawang putih 1 kilogram Rp30.000
Bawang Merah 1 kilogram Rp36.000
– CV Azza Anugrah Alam
Minyak Kita 1 Liter Rp15.500
Minyak Kita 2 Liter Rp31.000
Gula Pasir ( Gula VIT ) Rp17.000 per kilogram
– Telur ayam ras Rp1.750 per butir
Cabai
Cabai merah keriting Rp55.000 per kilogram
Cabai rawit Rp46.000 per kilogram. ( Red )
Markus Harap GPM di Lapangan Gelora Bisa Bantu Masyarakat





























