Kurang Bimtek Penyebab Petugas KPPS Kerja Sampai Pagi

BANGKA BARAT, Politik174 Dilihat

Muntok – Rumitnya Pemilu Legislatif yang digabung dengan Pilpres pada Pemilu 2019 ini membuat petugas KPPS di banyak TPS keteteran. Di Kecamatan Muntok sendiri, petugas KPPS di banyak TPS bahkan bekerja hampir 24 jam dari pagi hingga bertemu pagi.

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi tidak menampik hal tersebut. Dia mengatakan, pemahaman anggota KPPS yang masih kurang dalam penyelenggaraan Pemilu menjadi salah satu hambatan.

” Kalau proses pemungutan lancar – lancar saja. Jadi betul mereka telah bekerja sesuai standard itu benar, keluhan bukan masalah surat suara sah dan tidak sah, banyak yang sah daripada yang tidak sah, hanya mereka nggak pandai dalam merekap,” kata Pardi di kantornya, Kamis ( 18/4/2019 ) siang.

Merekap atau melakukan rekapitulasi dijelaskan Pardi yaitu, petugas KPPS kurang paham menyalin hasil Pemilu ke dalam kertas. Hal itu kata dia tidak menjadi kendala bagi petugas yang sudah expert atau ahli. Tapi bagi petugas KPPS pemula, hal itu menjadi kendala sehingga mereka tidak bisa menyelesaikannya dengan cepat.

” KPPS yang udah expert, selesai mereka cepat, jam 11 mereka sudah selesai. Tapi yang baru – baru memang sampai pagi. Kadang – kadang nggak klop antara C7 daftar hadir dengan perolehan suara. Juga surat suara yang gak praktis terlalu lebar, itu makan waktu lama,” jelasnya.

Menurut dia, kurang pahamnya petugas KPPS melakukan tugasnya, salah satunya disebabkan bimtek yang diberikan PPK memang masih kurang karena waktu yang memang sudah mepet. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *