Kejari Bangka Barat, Ormas dan Wartawan Gelar Baksos Bagi – Bagi 300 Paket Takjil

Muntok — Kejaksaan Negeri Bangka Barat menggelar kegiatan bakti sosial pembagian takjil berbuka puasa di wilayah Kecamatan Muntok. Baksos dipimpin langsung Kajari Helena Octavianne di Taman Lokomobil, Jalan Jenderal Sudirman, Muntok, Sabtu ( 24/4 ) sore.

Jalan Jenderal Sudirman di depan Taman Lokomobil yang biasanya ramai dilewati pengendara roda empat maupun roda dua sempat macet karena antusiasme masyarakat menerima paket takjil yang dibagikan oleh sejumlah wartawan serta Bujang Dayang Bangka Barat.

Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne mengatakan, pihaknya menyiapkan 300 paket takjil dalam baksos kali ini. Kejari menggandeng Bujang Dayang, awak media dan ormas Mutik Pilah Sampah ( MPS ) serta Tuan Muda Bangka Barat untuk terjun langsung ke titik sasaran.

Dikatakan Helena, tujuan baksos kali ini diantaranya untuk membantu UMKM yang ada di Bangka Barat agar dapat menggeliat di tengah lesunya perekonomian akibat pandemi. Karena itu, isi tas paket takjil tersebut merupakan produk dari para pelaku UMKM.

Sedangkan alasan dilibatkannya sejumlah wartawan dari berbagai media dalam baksos ini, Helena mengatakan sebagai ungkapan terima kasih karena Kejari yang telah berhasil mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi ( WBK ).

” Kami nggak nyangka juga bisa seramai ini. Ini kami kemas dalam bentuk membantu UMKM, dan juga mengajak rekan – rekan media, karena kami berterima kasih berkat rekan-rekan media kami mendapatkan WBK dan kami sekarang akan menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ( WBBM ). Mohon kembali dukungannya,” jelas Helena di sela acara.

Dia menambahkan, karena baskos ini juga melibatkan ormas Mutik Pilah Sampah ( MPS ), maka paket takjil sengaja dikemas ke dalam tas berwarna hijau untuk menghindari sampah.

” Kami ingin mengajak masyarakat jangan pakai plastik karena plastik itu ada limbah, makanya kami ganti dengan tas atau yang biasa disebut tote bag atau goodie bag. Alhamdulillah kita bagikan di empat titik,” ujarnya.

Helena mengaku kaget melihat respon positif dari masyarakat sehingga paket takjil yang disiapkan dalam beberapa menit rampung dibagikan.

” Saya juga bingung kok rame banget. Jadi alhamdulillah respon masyarakat tuh sangat baik, saya juga tidak menyangka kami siapkan 300 bisa habis begitu cepatnya,” tukasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *