Remaja 17 Tahun Luka Berat Akibat Diterkam Buaya di Muara Mancung, Sempat Diseret ke Air

HEADLINE, Peristiwa74 Dilihat

BANGKA BARAT — Seorang remaja mengalami luka – luka akibat diterkam buaya saat memancing di kawasan muara Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Remaja laki – laki yang bernama Randi Saputra itu mengalami luka berat pada pergelangan tangan kiri akibat gigitan buaya dalam kejadian yang berlangsung pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Iptu Yos Sudarso mengatakan, personel Polsek Kelapa langsung melakukan pulbaket dan monitoring setelah menerima informasi kejadian tersebut.

“Anggota Polsek Kelapa bersama Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Mancung telah mendatangi lokasi, mendatangi keluarga korban, meminta keterangan saksi, serta melakukan monitoring situasi kamtibmas,” kata Iptu Yos, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu sedang memancing bersama temannya, Marwan (15), di kawasan muara Desa Mancung. Tiba-tiba seekor buaya menerkam Randi dan menyeretnya ke dalam air.

Korban sempat melakukan perlawanan dan berteriak meminta pertolongan. Marwan yang mendengar teriakan tersebut kemudian menarik kaki korban hingga berhasil dibawa ke pinggir muara.

Akibat serangan tersebut, Randi juga mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri akibat gigitan buaya. Korban telah mendapatkan perawatan dan dijadwalkan menjalani operasi di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Pasca kejadian, anggota Polsek Kelapa juga melakukan pendekatan kepada masyarakat menyusul adanya keresahan warga. Sebagian warga disebut berencana menangkap dan memusnahkan buaya yang diduga menyerang korban.

“Kami memahami keresahan masyarakat, namun kami mengimbau agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap satwa liar. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk penanganannya,”ujar Yos.

Polsek Kelapa Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar muara atau sungai yang berpotensi menjadi habitat buaya.

“Jika masyarakat melihat keberadaan buaya, segera laporkan kepada pihak berwenang dan jangan mengambil tindakan sendiri,” katanya.

Polsek Kelapa Polres Bangka Barat akan terus memonitor situasi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi serangan susulan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. ( * )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *