Indonesia Salah Satu dari Tiga Negara Uji Klinis Vaksin Sinovac

Muntok — Kurniadi, salah satu pemateri Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 dari Dinas Kesehatan Bangka Barat mengatakan, program vaksinasi dari Pemerintah RI bukanlah langkah pamungkas, melainkan salah satu dari rangkaian upaya untuk menghindari Covid-19.

” Ini tahapan terakhir kita dalam berupaya mencegah Covid-19 atau menghilangkan Covid dari dunia ini,” jelas Kurniadi dalam acara Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 di Ruang OR II, Setda Pemkab Bangka Barat, Jum’at ( 26/2/2021 ).

Dalam kegiatan yang diikuti pegawai Setda Bangka Barat dan awak media ini, Kurniadi mengajak kilas balik ke tahun 1918 hingga 1920, dimana virus spanyol sedang mewabah di belahan dunia.

Hanya dalam kurun waktu dua tahun saja, virus ini telah membunuh 50 juta jiwa, lebih banyak dari korban Perang Dunia ke – 2. Vaksin penangkalnya baru ditemukan tahun 1940.

” Jadi jarak sekitar 20 tahun baru ketemu vaksinnya. Covid-19 baru jalan dua tahun vaksinnya ketemu. Ketika ketemu vaksin semua negara rebutan,” ujarnya.

Meskipun menjadi rebutan, karena uji klinis vaksin Sinovac berada di tiga negara, Brazil, Turki dan Indonesia maka yang menjadi prioritas mendapatkan vaksin dalam volume yang besar adalah tiga negara tersebut.

Namun kemudian muncullah pro dan kontra di Indonesia, mempersoalkan program vaksinasi yang dinilai terlalu cepat dan terburu – buru.

” Karena negara kita menjadi bagian dari uji klinis maka kita diberi kesempatan, kalian mau nggak? Kalau mau cepat – cepat lah, karena uji klinisnya ada di kita,” kata dia.

Menurut Kurniadi, kekuatan vaksin Sinovac mencapai angka 63 persen, sehingga World Health Organization ( WHO ) merekomendasikan Sinovac sebagai vaksin untuk menghindari penyakit – penyakit tertentu.

” Berapa persen kemungkinan kekuatan vaksin itu? Itu mencapai 63 persen. Setiap vaksin yang sudah diatas 50 persen sudah direkomendasikan oleh WHO untuk dijadikan vaksin untuk menghindari penyakit – penyakit tertentu,” tukasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: