Takut Disuntik Vaksin Sinovac? Silahkan Hamil

Muntok — Banyak orang takut disuntik vaksin Sinovac karena khawatir efek sampingnya. Padahal menurut Kurniadi, seratus persen vaksin tersebut aman, tidak ada efek samping yang dirasakan.

Sebagai salah satu dari pegawai Dinas Kesehatan Bangka Barat, dirinya sudah lebih dulu menjadi sasaran jarum vaksinasi.

” Seratus persen hari ini tidak berdampak. Tidak ada efek. Kami sudah memberikan contoh, kami divaksin aman – aman saja,” tukas Kurniadi saat menyampaikan materi dalam Sosialisasi Vaksin Covid-19 di Ruang Rapat OR II, Setda Bangka Barat, Jum’at ( 26/2/2021 ).

Padahal sebagai pihak pertama yang menerima vaksin, Dinas Kesehatan sangat riskan karena batasan awal penerima vaksin cukup banyak, salah satunya, tensi darah tidak boleh lebih dari 140.

” Ternyata jarak seminggu atau dua minggu kemudian sudah ada penemuan baru, vaksin bisa dilakukan jika tensi seseorang dibawah 180,” sambung dia.

Bahkan pada awalnya kata Kurniadi, ibu – ibu yang sedang menyusui tidak boleh divaksin, namun surat edaran baru dari Kemenkes saat ini sudah membolehkan mereka untuk divaksinasi. Namun untuk wanita hamil ia menegaskan dilarang untuk divaksin.

” Hanya satu yang nggak bisa divaksin, hamil. Jadi kalau nggak mau divaksin silahkan hamil,” tegas dia.

Lebih jauh dia memaparkan, selain hamil, penerima vaksin tidak boleh mengidap lima penyakit dalam tubuhnya. Penyakit – penyakit tersebut diantaranya, hipertensi, jantung dan diabetes mellitus ( DM ).

” Ada yang bilang lansia jangan divaksin, sekarang sudah ada edaran baru dari Kementerian lansia sudah bisa divaksin asalkan dia tidak memiliki lima penyakit di dalam tubuhnya. Hipertensi, jantung, DM. Jika itu sudah ada dalam tubuhnya, lima saja itu tunda dulu. Tapi kalau cuma DM atau hipertensi saja, itu bisa divaksin,” tandas Kurniadi. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: