Empat Orang Aneh Sambangi Orange Cafe , Diduga Hendak Merampok

Muntok – Empat orang tak dikenal ( OTD ) dengan gerak – gerik mencurigakan menyambangi Orange Cafe di Jalan Raya Peltim, Muntok, pada Selasa ( 28/5/2019 ) malam. Kedatangan empat orang aneh tersebut saat Orange Cafe sudah tutup dan bertepatan dengan matinya listrik di kota Muntok selama kurang lebih 30 menit.

Menurut keterangan Marc Slootweg, pemilik cafe, keempat orang yang datang kerumahnya perempuan berkerudung, mengendarai tiga sepeda motor. Keadaan yang sedang gelap gulita membuat Marc tidak dapat melihat wajah tamu anehnya. Pria asal Belanda ini pun membuka pintu, tapi teralisnya masih tetap tertutup.

” Salah satu dari empat orang itu turun, saya sedang di kamar waktu itu. Kejadiannya pukul 11 lewat, pas mati lampu. Pas saya buka pintu, orang itu aneh, saya tidak bisa lihat wajahnya, ngomongnya juga tidak jelas. Di tangannya memainkan koin – koin,” jelas Marc saat ditemui dirumahnya, Rabu ( 29/5/2019 ) siang.

Meskipun keempat orang asing tersebut terlihat berkerudung, namun Marc tidak yakin apakah semuanya perempuan karena keadaan gelap gulita. Dia menduga, bisa saja yang tiga orang lagi laki – laki. Dia memperkirakan, tamu asingnya berharap dia membuka teralis, selanjutnya teman – temannya yang lain akan menyerbu masuk kerumah.

Istri Marc, Yanni Slootweg menambahkan, anak laki – laki mereka sempat melihat salah satu sepeda motor yang digunakan empat orang tersebut, yakni Honda Beat warna biru. Kedatangan tamu aneh tersebut sempat membuat Yanni panik dan ketakutan.

Menurut Yanni, sang tamu memaksa hendak masuk kerumah, namun saat ditanya, jawabannya tidak dapat didengar, sedangkan mulut perempuan tersebut komat – kamit sambil memainkan koin – koin ditangannya yang diduga Yanni sebagai alat hipnotis.

” Saya mendengar dari kamar Marc bertanya mau ketemu siapa? Yani ini orang mau ketemu kamu, saya bilang saya nggak kenal. Ditanya ada keperluan apa dia nggak jawab, tapi intinya dia keukeuh mau masuk ke rumah. Apalagi listrik mati kita nggak bisa lihat . Saya teriak – teriak tutup pintu, kunci pintunya itu orang nggak bener, telepon Polisi,” jelas Yani.

Meskipun selanjutnya pintu ditutup dan Yani berteriak akan menelpon Polisi, keempat tamu anehnya tidak langsung pergi, tapi masih sempat bertahan dihalaman rumahya kurang lebih sepuluh menit.

” Ku telepon Polisi tidak ada satupun yang jawab. Dia ( empat OTD, red ) berkelompok disitu, saya nggak kenal dia, dia juga nggak kenal aku, ditanya ada keperluan apa, dia gak jawab. Dia cuman bilang mau ketemu ibu yang punya cafe, artinya dia nggak kenal saya. Cafe tutup pukul sembilan lewat,” terang Yani.

Kejadian ini telah mereka laporkan ke Polisi dan saat ini anggota Polres Bangka Barat sedang melakukan penyelidikan. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: