Berniat Tagih Gaji, yang Diterima Sejumlah Luka Tusukan

Muntok – Nasib nahas dialami Sawali, pekerja TI rajuk warga Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Berniat menagih gajinya, laki – laki ini malah menerima serangan senjata tajam dari Ipan, anak laki – laki bossnya, Maruli.

Peristiwa penyerangan tersebut terjadi pada Jum’at ( 30/9/2019 ) silam.

Menurut Kanit Pidum Reskrim Polres Bangka Barat, IPDA Hafiz Febriandani,
penganiayaan yang diduga dilakukan Ipan berawal saat Sawali mendatangi
Camp TI Rajuk di Kampung Menjelang Baru Kelurahan Tanjung, Muntok pada pukul 09.00 WIB. Sawali berniat memprotes gajinya yang belum dibayar Maruli .

Protes yang dilontarkan Sawali memancing kemarahan Ipan, anak laki – laki Maruli sehingga memicu pertengkaran antara kedua orang tersebut.

Pertengkaran semakin panas membuat Ipan tak kuasa menahan amarahnya. Dia pun mengambil sebilah pisau dan menyerang Sawali.

Akibat serangan itu, Sawali menderita sejumlah luka ditubuhnya yakni di punggung kana, siku tangan kiri dan pergelangan tangan kiri.

” Korban banyak mengeluarkan darah dan dibawa ke RSUD Sejiran Setason untuk dirawat, sedangkan pelakunya kabur,” kata IPDA Hafiz Febriandani.

IPDA Hafiz menjelaskan, kejadian penganiayaan tersebut dilaporkan oleh kakak korban, Musri ( 39 ) pada Sabtu ( 31/8/2019 ).

” Setelah menerima laopran, kita langsung memburu Ipan. Saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tutup Hafiz. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: