Khataman Qur’an Hiasi Adat Ruwah Desa Pusuk, Kades: Kita Kalah dengan Handphone

BANGKA BARAT — Lantunan ayat – ayat suci Al Qur’an mengalun merdu dibacakan 20 anak – anak TPA Desa Pusuk, dalam gelaran acara Pesta Adat Ruwah di Masjid Nurul Falah Desa Pusuk, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Minggu ( 25/1/2026 ).

Suasana religius sangat terasa saat Khataman Al Qur’an Massal sebagai salah satu kegiatan pesta adat ruwah dimulai.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Fachriansyah, Camat Kelapa dan Kepala Desa Pusuk Hopermen Daus.

Menurut Hopermen Daus, pesta adat ruwah di desanya memang lebih cenderung ke acara keagamaan dan minim atraksi seperti di desa lainnya di Bangka Barat.

Karena acara ruwahan di Desa Pusuk memang lebih mengutamakan
khataman Qur’an dan silaturahmi.

“Memang kita ingin lebih meningkatkan anak – anak kita untuk membaca dan memahami Al Qur’an. Karena jaman sekarang kita kalah dengan gadget, handphone, alat – alat elektronik,” kata pria yang akrab disapa Hoiri ini.

“Jadi kita giatkan anak – anak kita untuk membaca Al Qur’an. Tadi kita juga ngasih souvenir hadiah 25 kitab Al Qur’an agar anak – anak yang lain lebih berminat lagi membaca Al Qur’an,” tambah Hoiri.

Apalagi TPA di Desa Pusuk sangat aktif dengan 9 orang ustadz/ustadzah dengan ratusan santri kata Hoiri selalu mendukung setiap ada acara keagamaan.

Tahun ini telur khataman Qur’an yang disiapkan berjumlah ribuan, hasil sumbangan warga 5 butir telur per bubung rumah.


Hoiri mengatakan hal ini merupakan wujud kekompakan warga dalam mendukung dan menyemarakkan acara adat ruwah.

Biasanya acara adat ruwah didatangi ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Bangka Barat sehingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Pihaknya kata Kades telah menyiasati agar kemacetan bisa diurai dengan cepat. Dia minta kepada warga yang tamunya yang mengendarai mobil agar parkir di sebelah kiri jalan. Sedangkan sepeda motor dilarang parkir di pinggir jalan.

“Jadi walaupun ada macet tapi tidak lama,” ujarnya.

Pemda Bangka Barat tahun ini tetap mengucurkan bantuan anggaran. Menurut Hoiri selain pemda, pihaknya juga mendapat dukungan anggaran dari donatur lainnya.

“Katanya ( bantuan pemda) bertambah. Dari desa juga dan dari donatur lain. Soalnya kalau hanya dari desa kita tidak bisa menyelenggarakan acara ini,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman mengapresiasi acara adat ruwah yang diisi dengan acara khataman Al Qur’an.

Namun kata Yus, yang perlu dicermati adalah masalah kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi karena ramainya pengunjung yang datang membawa kendaraan.

“Maka saya minta kepada Kades kalau ada lahan kosong bisa dijadikan tempat parkir mobil. Jadi jalan kaki saja kalau mau ke rumah seperadik agar tidak macet,” ujar Yus Derahman.

Menyinggung bantuan pemda untuk acara adat seperti ini, menurut Yus jumlahnya tahun ini cukup besar.

“Karena acara adat kita di Bangka Barat ini luar biasa. Untuk detailnya tanya ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Yus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat Fachriansyah menambahkan, bantuan anggaran acara ruwah untuk Desa Pusuk tahun ini jumlahnya masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp20 juta.

“Jumlahnya tetap 20 juta. Alasannya karena Bangka Barat ini alhamdulillah banyak acara – acara adat budaya. Jadi Pak Bupati dan Wakil Bupati berharap semuanya dapat diakomodir,” kata Fachriansyah.

Memang kata dia jumlah tersebut tidak terlalu besar, tapi setidaknya dapat meringankan pihak desa dalam hal anggaran untuk acara ini.

Disbudpar sendiri menyarankan agar acara adat ruwah Desa Pusuk lebih diperkaya atau ditambah dengan kegiatan lain agar lebih semarak.

“Kita berharap ada pengayaan. Bukan hanya khataman Qur’an tapi ada pentas seni, pekan budaya, lomba azan lomba ngaji, arak – arakan agar acaranya lebih kaya lagi,” kata Fachriansyah. ( SK )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *