Wabup Yus Derahman Hadiri Pesta Adat Dodol Bergema Desa Penyampak, Begini Komentarnya

HEADLINE, PARIWISATA352 Dilihat

BANGKA BARAT — Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman menghadiri acara adat Dodol Bergema di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Selasa pagi ( 27/1/26). 

Kegiatan rutin tahunan ini biasanya dilaksanakan pad bulan Sya’ban sebagai awal permulaan masyarakat Desa Penyampak menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Wabup Yus Derahman menyampaikan  apresiasi setinggi-tingginya kepada Desa Penyampak yang secara rutin dan berkelanjutan terus melaksanakan acara ini.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah menetapkan Dodol Bergema di Desa Penyampak sebagai adat Istiadat  pokok daerah Kabupaten Bangka Barat tahun 2025-2030,” ujar Yus Derahman.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat juga  mendukung serta memfasilitasikan semua kegiatan Dodol Bergema ini,” sambungnya.

Yus berharap Dodol Bergema dapat meningkatkan potensi daerah , tidak hanya pada sektor budaya namun dapat meningkatkan sektor  wisata dan industri lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat   Fachriansyah mengatakan, kegiatan Dodol bergema kali ini lebih meriah.

“Alhamdullilah tahun ini dilaksanakan kembali dengan melibatkan bazar-bazar UMKM, hiburan rakyat. Sekalian sedekah ruah dari tanggal 20 sampai tanggal 1 Februari 2026,” kata Fachriansyah.

Dia berharap dengan adanya acara ini bisa meningkatkan potensi daerah baik dari sisi budaya, pariwisata maupun ekonomi masyarakat sekitar Desa Penyampak, terutama Kecamatan Tempilang.

Kepala Desa Penyampak Doni dalam sambutannya mengatakan pesta adat pembuatan dodol dilaksanakan setiap tahun dan masuk dalam kalender atau agenda pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat.  

“Dodol bergema ini sebagai adat  istiadat kita dan kita berharap pemerintah dapat mendukung dan men-support kegiatan ini, satu bentuk syukur warga kepada Allah yang telah memberikan hasil panen dan rezeki  yang melimpah selama satu ini,” katanya.

Doni mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Penyampak  yang telah mendukung terlaksananya acara ini baik support tenaga dan materi.

“Harapannya melalui kegiatan ini sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian ini diupayakan agar berbagai budaya yang ada di setiap desa bisa memberikan sumbangsih dalam membangun daerah,” imbuh dia. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *