Muntok — Sat Polair Polres Bangka Barat kembali menggelar vaksinasi Covid – 19 dibarengi bakti sosial kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Pelabuhan Ikan, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kamis ( 9/9 ).
Sasaran yang dibidik, masyarakat pesisir, para nelayan serta para pelaku Usaha Kecil Menengah yang biasa mangkal disekitar pelabuhan.
Tim Nakes dari Puskesmas Muntok yang berjumlah 15 orang menyiapkan 200 vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua.
Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya mengatakan, pihaknya menargetkan 200 dosis untuk disuntikkan kepada masyarakat.
Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi mendatangi lokasi kegiatan, ia optimis target tersebut dapat dipenuhi. Sebab, meskipun vaksinasi baru berlangsung setengah hari, jumlah orang yang divaksin sudah mencapai 170.
” Animo masyarakat tetap, alhamdulilah banyak. Sekarang aja sudah 170, Insya Allah tercapai,” ujar Candra di Pelabuhan Ikan Muntok, Kamis ( 9/9 ) siang.
Menurut dia, pola yang diterapkan untuk menarik minat masyarakat masih tetap sama dengan yang pernah dilakukan di Dusun Tanjung Ular, Desa Air Putih. Para penerima vaksin tidak pulang dengan tangan kosong, tapi dibekali sekarung beras.
” Jadi yang sudah mendapatkan suntikan vaksin, ya saling berbagi dengan masyarakat kita kasih beras satu karung. Baksos itu memang program dari Kapolres. Tujuannya agar masyarakat antusias dan mereka pun mau meluangkan waktu kesini , mungkin mereka menghilangkan waktu mereka untuk mencari nafkah, ya apa salahnya kita berbagi, kita ganti dengan beras,” jelas Candra.
Terpisah, Kepala Puskesmas Muntok, Harianto mengatakan, pihaknya masih terus melakukan vaksinasi tanpa henti guna mempercepat penanganan pandemi Covid – 19 di Bangka Barat.
Bahkan hari ini, vaksinasi digelar di beberapa tempat secara serentak di wilayah Kecamatan Muntok, diantaranya, di Pelabuhan Ikan, Museum Timah, Kantor Lurah Keranggan, SMPN 3 dan lain – lain.
” Kita lakukan terus kita tidak stop, setiap hari tanpa libur kita melakukan vaksinasi. Karena kita harus segera memulihkan masyarakat kita ini betul – betul menuju herd immunity atau kekebalan manusia dan kelompok masyarakat,” jelasnya.
Dengan vaksinasi minimal dua kali, menurut Harianto, masyarakat memiliki imunitas tidak hanya dari tubuh saja, tapi juga dari vaksin yang memberikan kekebalan terhadap dampak virus Corona.
” Dan kami yakin jika memang kerja sama, sinergitas semua unsur masyarakat betul – betul mendukung dalam percepatan penanganan Covid, kami yakin ini segera berakhir. Kita kembali lagi seperti semula,” tukasnya.
” Seperti negara – negara maju, mereka tidak lagi menggunakan masker, mereka sudah kembali seperti semula. Karena apa? Mereka sudah menuju herd immunity. Kesadaran, sadar, tahu dan mampu terhadap ini betul – betul kita kuatkan bersama,” sambungnya. ( SK )
Sat Polair Gelar Vaksinasi dan Baksos di Pelabuhan Ikan





























