Perpusda Babar Digunakan Untuk Masyarakat, Termasuk Pelaku UMKM

Muntok — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat, Ismantho mengatakan, akan banyak fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Daerah ( Perpusda ), diantaranya ruang baca, ruang audio visual dan sebagainya.

Koleksi buku juga akan ditambah hingga mencapai angka standard sekitar tiga puluhan ribu. Saat ini kata dia, pihaknya baru mempunyai kurang lebih 3.000-an buku.

Dikatakannya, Perpusda yang baru selesai dibangun itu akan digunakan untuk masyarakat Bangka Barat sesuai program Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial dari Perpustakaan Nasional ( Perpusnas ).

” Jadi ada satu program dari Pemerintah Pusat, Perpusnas bahwa perpustakaan itu ada program yang dinamakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, nah peran ini juga dari masyarakat. Jadi segala produk-produk masyarakat kita termasuk UMKM ( Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ), ya geopark dan segala macam nanti akan disini. Jadi ini akan menampung semua dan proses – prosesnya kita minta juga yang disini,” jelas Ismantho, Kamis ( 4/2/2021 ) di Perpusda Bangka Barat, Muntok.

Mengenai nama, kata dia untuk sekarang yang dipakai adalah Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat, sedangkan kemungkinan usulan nama lain nanti akan dibicarakan lagi.

” Untuk nama – nama yang seperti itu akan kita sesuaikan dengan daerah dan itu nggak mudah, harus kita menerima usul – usul dari luar dari masyarakat, dari pejabat kita terutama Pak Bupati mereka ingin yang gimana nanti,” ucap dia.

Disamping itu terang Ismantho, Perpusda ini masih akan dilengkapi dengan pagar, gapura dan lain – lain yang bernuansa ornamen daerah Bangka Barat. Namun kendati pihaknya sudah siap, tentu anggarannya harus disesuaikan dengan keuangan daerah, apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

” Disitu nanti ada dambusnya nanti di pintu masuk, tapi kita masih menyesuaikan dengan anggaran daerah apalagi sekarang Covid, masalahnya itu. Kalau nggak, kemarin kita sudah siap. Tapi kita maklum sekarang karena ini memang Covid – 19 memerlukan dana yang tidak sedikit dari daerah,” pungkasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: