Penipu Berkedok Staff Khusus Gubernur Babel Diringkus Polsek Tempilang

Tempilang – Pertemuan Juwita ( 39 ) seorang ibu rumah tangga dengan Lukman Hakim berbuntut penipuan. Wanita warga Desa Air Lintang Kecamatan Tempilang ini harus kehilangan uang sebesar Rp. 15. juta.

Modus yang dilakukan Lukman Hakim ( 43 ), warga Padang Mulya Kecamatan Koba, Bangka Tengah ini untuk mengelabui korban yakni, dirinya mengaku sebagai staff khusus Gubernur Bangka Belitung, lengkap dengan name tag di saku bajunya.

Lukman bertemu Juwita tanggal 15 Mei 2019 dirumah Bohari.

Dalam pertemuan itu, Juwita tergiur kata – kata Lukman yang menjanjikan akan meloloskan anak laki – laki Juwita menjadi anggota Polisi dengan syarat, Juwita harus memberikan uang sebesar Rp. 15 juta.

Selanjutnya, tanggal 21 Mei 2019, terduga pelaku penipuan, Lukman Hakim memberikan nomor rekening melalui pesan WhatsApp kepada Cici, tetangga Juwita.

Tiga hari kemudian, Juwita pun tanpa ragu mentransfer uang tersebut ke rekening Lina Maksa Apriani yang tak lain adalah istri Lukman.

Namun, setelah uang ditransfer, terduga pelaku tidak kunjung menepati janjinya. Hingga saat ini, anak laki – laki Juwita tidak kunjung menjadi anggota Polisi, malah kerugian kehilangan uang Rp. 15 juta yang diderita korban.

Kejadian itu dilaporkan Juwita ke Polsek Tempilang. Lukman Hakim pun diamankan petugas pada Rabu ( 11/9/2019 ) saat sedang berada di rumah Bohari di Desa Air Lintang.

Kapolsek Tempilang, IPTU Ruben Isaak mengatakan, dari pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

” Petugas menyita barang bukti transfer Bank BRI, satu kartu ATM Bank BRI dengan nomor kartu 6013 0110 7475 8565, satu nit hp merk OPPO A3S warna ungu dan satu buah name tag yang bertuliskan staf khusus,” jelas IPTU Ruben. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tempilang guna penyelidikan lebih lanjut,” jelas IPTU Ruben. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: