BANGKA BARAT — Kabid Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Barat Ferri Ardami mengatakan, masih ada harapan Bumi Sejiran Setason mendapatkan Adipura.
Pasalnya Tim Verifikasi Adipura baru akan datang ke Bangka Barat pada 11 Agustus mendatang.
“Iya masih ada kesempatan walau pun agak tertatih, Tim Verifikasi Adipura akan berkunjung ke Bangka Barat tanggal 11 sampai dengan 15 Agustus 2025 ini,” kata Ferri, Kamis ( 7/8 ) via WhatsApp.
Mentok dicap kota kotor pun menurut dia sebenarnya masih terlalu dini, mengingat Tim Pemantau Adipura saja belum datang ke Bangka Barat.
“Kalau dicap kota kotor kayaknya belum sampe ke situ lah. Seluruh kepala daerah akan diundang hadir tanggal 12 Agustus 2025 ke Pangkalpinang untuk diberikan paparan arahan dan komitmen. Ini langsung info dari KLH/BPLH,” tambah dia.
Selain itu untuk penilaian Adipura pihaknya masih menunggu verifikasi lapangan dari Kementerian LH/BPLH yang akan dipaparkan tanggal 12 Agustus 2025 di Pangkalpinang.
“Dan masih ada upaya untuk diperbaiki dulu, menunggu komitmen dari kepala daerah dan terkait ketersediaan anggaran,” ungkap dia.
Memang kata Ferri, salah satu kriteria
penilaian Adipura adalah Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) tidak open dumping dan tidak ada lokasi pembuangan sampah liar.
Sementara TPA di Bangka Barat tidak sepenuhnya open dumping karena ada pemilahan juga.
“Walaupun presentase tidak besar dan pengurugan tanahnya memang tidak dua hari sekali (sanitary landfill), karena minim anggaran sehingga diupayakan controll landfill saja,” terang dia.
Sedangkan untuk mengatasi sampah – sampah yang berserakan di Jalan Pantai Baru, Kelurahan Tanjung, pihaknya masih mengupayakan pembersihan.
Dia mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga agar lokasi tersebut tetap bersih. ( SK )
Masih Ada Harapan Bangka Barat Dapat Adipura Walau Agak Tertatih






























