Muntok — Geliat kota Muntok sebagai destinasi wisata sejarah mulai terlihat. Banyaknya bangunan tua bersejarah seperti, Kelenteng Kung Fuk Miao, Masjid Jamik dan Pesanggrahan Bukit Menumbing cukup menarik untuk dikunjungi, terutama wisatawan dari luar daerah.
Disamping itu, bagi penggemar olahraga
bersepeda, kontur tanah di kota Muntok yang cenderung menanjak dan menurun menjadi tantangan menarik untuk ditaklukkan.
Hal itu lah yang membuat Komunitas Sepeda Metalurgi Muntok ( Kosmet ) bersama komunitas Timah Cycling Community (TCC) Pangkalpinang tertarik untuk menjajal rute menantang melewati sejumlah destinasi wisata, Sabtu ( 15/12/2019 ) pagi kemarin.
Kepala Unit Metalurgi, Wiyono, Kepala K3LH, Arif Widiyanto, Kepala BKPSDM Bangka Barat, Heru Warsito, ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Bahkan sejumlah personel Polres Bangka Barat dan karyawan PT. Timah juga tidak mau ketinggalan ikut mengayuh sepeda bersama rombongan.
Rute gowes dimulai dari Guest House Unmet melintasi Villa Batu, Perumahan Kompi Senapan B, Kampung Air Samak – Kampung Menjelang, Kampung Keranggan Atas, Mercusuar Tanjung Kalian, Pantai Batu Rakit, Kelenteng Fung Muk Kiau, Masjid Jamik, Tugu Proklamator, Taman Lokomobil, Museum Timah, Jalan Raya Peltim, Pabrik Unmet, Pantai Peltim dan kembali Guest House, Kompleks Unmet Muntok.
Gowes keliling kota ini diikuti 60 peserta.Para peserta tidak lupa mengabadikan keindahan tempat wisata yang mereka singgahi.
Menurut Kepala Unmet Muntok, Wiyono,
kegiatan bertajuk ” Gowes Bareng Promosi Wisata Bangka Barat ” ini bertujuan, selain berolahraga untuk kesehatan, juga untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di kota Muntok.
“ Kita kepengennya bisa berolahraga sambil mempromisikan potensi pariwisata di Muntok ini, baik itu sejarah, alam dan budaya. Alhamdulillah, para peserta tampak gembira dan menikmati perjalanan ini,” ujar Wiyono. ( SK )






























