Kendati Operasi SAR Sudah Ditutup, Keluarga Jatmiko Masih Mencari

Muntok — Pihak KMP Jembatan Musi 1 bersama dua orang dari keluarga Jatmiko kembali melakukan pencarian menggunakan dua kapal patroli Sat Polair Polres Bangka Barat, Senin ( 27/9 ).

Dua orang keluarga Jatmiko tersebut, keponakannya yang bernama Doni serta Candra, adik iparnya. Sedangkan dari pihak perusahaan atau owner kapal diwakili Staff Operasional KMP Jembatan Musi 1, Dodo.

Personel Sat Polair Polres Bangka Barat membawa pihak keluarga Masinis 1 KMP Jembatan Musi 1 tersebut menyisir kembali perairan Tanjung Kalian dan sekitarnya selama kurang lebih satu jam. Namun sejauh ini tidak ada titik terang apapun. Jatmiko belum juga ditemukan.

Doni, keponakan Jatmiko usai pencarian mengatakan, pihak keluarga, istri serta anak – anaknya masih berharap ada keajaiban sehingga Jatmiko bisa ditemukan.

” Selanjutnya kita masih menunggu mukjizat semoga aja bisa diketemukan dan keluarga juga masih menanti,” ujar Doni.

Pencarian hari ini kembali dilakukan karena saat Basarnas Bangka Belitung menutup operasi SAR pada Minggu kemarin, mereka masih dalam perjalanan. Padahal mereka ingin ikut mencari bersama Tim SAR gabungan.

” Karena kemarin itu hari Senin kabarnya masih dilakukan pencarian, maka kami minta untuk melakukan pencarian lagi di hari ini. Karena kemarin pas diperjalanan itu pencarian dihentikan pada hari Minggu, sedangkan kita masih dalam perjalanan,” ujarnya.

Menurut dia, pamannya tersebut mempunyai dua anak laki – laki yang masih kecil – kecil dan sudah bekerja di perkapalan selama kurang lebih 9 tahun.

” Anaknya dua orang masih kecil – kecil, dua – duanya laki – laki. Aslinya dari Jogja. Kalau diperkapalan itu sejak lulus sekolah. Sudah dari sekitar tahun 2012-an,” terangnya.

Staff Operasional KMP Jembatan Musi 1, Dodo mengatakan, dirinya mewakili pihak perusahaan menemani keluarga Jatmiko melakukan pencarian, karena rekan – rekannya yang lain harus bertugas di KMP Musi 1 yang tetap beroperasi seperti biasa.

” Saya mewakili aja, saya dari Palembang. Karena teman – teman kita disini kan lagi, kapal kan operasi terus, jadi saya yang menemani mereka. Karena mereka minta ditemani dari pihak keluarga, tapi karena kita masih menunggu pihak keluarga belum datang, baru hari ini bisa, jadi saya yang menemani,” ujarnya.

Dilain pihak, Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya menyatakan, kendati operasi SAR sudah ditutup, anggotanya selalu siap menemani keluarga Jatmiko, kapan pun mereka ingin melakukan pencarian.

” Sat Polair akan selalu siap menemani pihak keluarga kapan pun mereka ingin mencari lagi. Hal itu sebagai wujud pelayanan yang prima kepada masyarakat. Disamping itu kita tetap melakukan patroli rutin, siapa tahu nanti Jatmiko bisa diketemukan,” kata Candra. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *