PANGKALPINANG – Memasuki hari ketiga, Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Kamaludin, seorang warga yang dilaporkan hilang di area Kebun Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.
Hingga Sabtu (6/6/2026) sore, belum ditemukan tanda – tanda keberadaan laki – laki berusia 60 tahun itu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel Rahman Junika, melaporkan bahwa pada hari ketiga ini, Tim SAR gabungan membagi pencarian ke dalam tiga Search Rescue Unit (SRU).
Fokus pencarian dilakukan dengan penyisiran metode Explore Search and Rescue (ESAR) di area hutan seluas 4 km² serta penyisiran visual di atas permukaan air menyusuri alur sungai sejauh 7 km² menggunakan rubber boat dan perahu nelayan.
“Meski upaya maksimal telah dikerahkan, Tim SAR menghadapi sejumlah kendala berat di lapangan,” kata Mikel.
Menurut dia kondisi cuaca yang berubah-ubah, mulai dari cuaca cerah hingga hujan lebat, sempat mengganggu aktivitas pencarian.
Selain itu, medan penyisiran yang terbatas serta adanya ancaman hewan buas buaya di sekitar aliran sungai menjadi faktor penghambat bagi petugas.
“Hingga pukul 16.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Tim SAR gabungan telah melaksanakan debriefing pada pukul 18.20 WIB untuk mengevaluasi hasil hari ini dan merencanakan kembali strategi pencarian untuk esok hari, Minggu (07/06/2026), mulai pukul 07.00 WIB,” jelas dia.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari personel Kansar Pangkalpinang, rescuer USS Mentok, BPBD Bangka Barat, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta dukungan dari 25 warga setempat.
Basarnas tetap mengimbau warga untuk tetap waspada selama proses pencarian berlangsung di sekitar area hutan dan sungai tersebut. ( * )
Hari Ketiga Pencarian Warga Desa Tugang Masih Nihil, Tim SAR Hadapi Kendala Berat






























