Pekerja Tambang Hilang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Baturusa

HEADLINE, Peristiwa82 Dilihat

BANGKA — Tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan operasi pencarian setelah menerima laporan hilangnya seorang warga di aliran Sungai Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Korban yang diketahui bernama Radit, pria asal Desa Tempilang, diduga kuat menjadi korban serangan buaya saat tengah beraktivitas di sungai tersebut pada Senin (20/7/2026).

Insiden tragis ini diperkirakan terjadi pada Minggu malam (19/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban tengah memindahkan ponton rajuk tower milik salah seorang warga setempat di area aliran sungai.

Menurut kesaksian rekan korban, Jaka, korban mendadak lenyap dari pandangan setelah terdengar suara kecipak air yang sangat keras dari arah sungai. Jaka sempat berupaya mencari korban secara mandiri, namun hasilnya nihil.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang.

Mendapat laporan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) tersebut, Kansar Pangkalpinang langsung menerjunkan satu Tim Rescue menuju lokasi koordinat terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP).

Operasi penyelamatan ini dilakukan secara terpadu oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, personel Polairud, personel BPBD, aparat desa dan
warga masyarakat setempat.

“Pagi pihaknya memfokuskan pencarian terhadap satu pekerja tambang yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya tadi malam saat bekerja di aliran Sungai Baturusa,” Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Supani mengatakan, Senin ( 20/7 ).

“Satu unit rubber boat (perahu karet) telah kami turunkan, didukung penuh oleh potensi SAR dan warga untuk menyisir area sekitar LKP hingga sepanjang aliran sungai. Kami berharap proses pencarian ini bisa segera membuahkan hasil,” harap dia.

Terkait peristiwa ini, pihak Basarnas mengimbau keras kepada masyarakat khususnya yang sering beraktivitas di sekitar aliran sungai rawan konflik satwa, untuk selalu melipatgandakan kewaspadaan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ( * )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *