Di Usia ke 22, Bangka Barat Butuh Pengelolaan Pemerintahan yang Responsif dan Inovatif

ADVERTORIAL, HEADLINE448 Dilihat

BANGKA BARAT — Dalam rangka hari ulang tahun ke – 22 Kabupaten Bangka Barat, DPRD menggelar rapat paripurna di Gedung Mahligai Betason 2, Kantor DPRD di Kecamatan Mentok, Senin ( 26/5/2025 ).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangka Barat Badri Syamsu, didampingi Wakil Ketua 1 dan 2, Oktorazsari dan Samsir serta dihadiri segenap anggota dewan.

Hadir pula Bupati Bangka Barat Sukirman, Wakil Bupati terpilih Yus Derahman, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Babel, Tarmin, Forkopimda Bangka Barat, anggota presidium pembentukan Kabupaten Bangka Barat, kepala OPD serta tamu undangan lainnya.



Membuka rapat, Badri Syamsu mengajak merenungkan bersama, bahwa dalam masa 22 tahun perjalanan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat telah banyak mengalami kemajuan, walaupun harus diakui masih banyak kondisi dan permasalahan yang muncul secara langsung maupun tidak langsung
berpengaruh terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

“Dari berbagai peluang dan tantangan serta kondisi internal maupun eksternal, tentu menuntut sistem pengelolaan pemerintahan yang responsif inovatif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan berbagai potensi dan keunggulan daerah,” kata Badri.

Menurut Badri, momentum hari ulang tahun Kabupaten Bangka Barat yang ke-22 ini dapat dijadikan sebagai wahana introspeksi dan untuk mengkaji ulang makna dan nilai kinerja dalam rangka mengemban tanggung jawab pada lingkup tugas masing-masing.

Dan menurut dia harus diakui juga, tantangan pada masa-masa yang akan datang akan jauh lebih berat serta lebih kompleks, akan tetapi akan terasa ringan apabila pemerintah, anggota DPRD dan semua unsur masyarakat senantiasa bergandeng tangan saling bersinergi dalam mewujudkan keinginan Kabupaten Bangka Barat yang lebih baik lagi.

Badri berharap dapat membangun suasana dialogis yang lebih intensif dan harmonis antara DPRD dengan pemerintah daerah serta dengan seluruh mitra kerja, guna menyelesaikan berbagai tuntutan tugas dan tanggung jawab yang berbeda di pundak masing-masing secara bersama dan berperan aktif.



“Karena ini adalah solusi untuk mengatasi semua persoalan-persoalan strategis yang sedangkan akan kita alami di masa yang akan datang, untuk kemudian kita jadikan agenda penting program pembangunan di Kabupaten Bangka Barat ini,” kata Badri Syamsu.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tarmin mengatakan, pembangunan di Kabupaten Bangka Barat di usia ke 22 telah banyak mengalami kemajuan.

Namun demikian, dia mengajak pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat agar terus belajar dan mempersiapkan diri untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan skala besar, bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat

“Dengan direncanakannya secara konferensif dan memiliki kurikulum, tahapan pembangunan dengan senantiasa terus membangun komitmen tinggi dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan secara bermutu dan akuntabel,” kata dia.

Tarmin juga mengajak semua pihak untuk bermuhasabah, merekonstruksi mana hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan serta mana hal-hal baik yang perlu dipertahankan

“Mari kita bergandengan tangan dalam harmoni yang bersinergi seirama dan saling menguatkan satu sama lain. Kebersamaan adalah kekuatan kita, dengan demikian kita akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan tantangan dan persoalan yang kita hadapi dalam pelaksanaan pembangunan,” tutup Tarmin. ( Adv )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *