DPRD dan Gubernur Bangka Belitung Sepakati RPJMD 2025-2030

Hidayat Arsani Sampaikan Visi Pembangunan Berdaya

PANGKALPINANG — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Anggota DPRD dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, perihal rancangan awal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (14/5/25).

Rapat tersebut dilanjutkan dengan Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Peraturan Daerah tahun 2017 Tentang Tata cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2017, Tentang Tata Cara Perubahan Peraturan Daerah Tahun 2018, Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Rapat Paripurna Penetapan Keanggotaan 2 Panitia Khusus.

Eddy Iskandar selaku Wakil Ketua DPRD Babel yang memimpin rapat mengatakan, kedua Raperda yang telah masuk Propemperda Kepulauan Babel telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Pemprov Babel kata dia memiliki jangka waktu lima tahun dalam mencapai tujuan dan sasaran pelaksanaannya, yang memuat beberapa hal, antara lain visi-misi kepala daerah yang menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani dalam sambutannya menuturkan, periode kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur adalah implementasi fase pertama dari RPJPD tahun 2025-2045, yang telah ditetapkan dalam Perda No 8 Tahun 2024 yang fokus mendirikan pondasi pembangunan berkelanjutan Babel Bertuah 2045, dan Indonesia Emas 2045.

“Saya berharap apa yang telah disepakati ini dapat berjalan dengan baik, sehingga sangat bisa menjalankan pemerintahan dengan baik, itulah harapan saya. Saya akan menjalankan pemerintahan ini dengan amanah,” ucap Hidayat.

Hidayat Arsani menegaskan visi RPJMD Babel Berdaya 2029 mewujudkan Kepulauan Babel berdaya saing, berbudaya, mandiri dan sejahtera.

Dari visi tersebut mengemban misi meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya, dan berbudaya. Memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, andal, dan terpercaya, serta meningkatkan daya saing perekonomian secara berkelanjutan.

Dari visi-misi tersebut terdapat tujuan penting, diantaranya:

1. Meningkatkan daya saing sumber daya manusia yang merata, dan berbudaya dengan sasaran terwujudnya pendidikan berkualitas yang merata, terwujudnya kesehatan untuk semua, dan terwujudnya pembangunan sosial masyarakat yang berkualitas.

2. Menurunkan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan dengan sasaran menurunkan tingkat kemiskinan, dan meningkatkan pemerataan pendapatan.

3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dengan sasaran terwujudnya birokrasi yang adaptif, bersih, dan melayani.

4. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan sasaran meningkatnya pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah, dan menurunnya emisi gas rumah kaca (GRK) menuju net zero emission. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *