Yus Derahman Ingin Berikan Layanan Sesuai Standar, BMM: Niatnya Sudah Baik

HEADLINE, Politik806 Dilihat

BANGKA BARAT — Dalam rangka upaya melayani serta mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata, kolaborasi antara pemerintah dan swasta menjadi hal yang penting untuk diimplementasikan.

Terkait hal itu, calon wakil bupati Bangka Barat dari pasangan Maknyus, Yus Derahman mendapatkan pertanyaan dari moderator tentang arah kebijakannya, khususnya strategi berkolaborasi dengan pihak swasta dalam rangka meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Barat di sektor unggulan, sesuai dengan visi misi pasangan Maknyus untuk meningkatkan pelayanan mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata, termasuk tahapan yang akan dilakukan.

Calon wakil bupati nomor urut 2 Yus Derahman mengatakan, Maknyus
berkomitmen memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.

“Seperti saudara ketahui terkadang masih ada di Bangka Barat ini yang tidak sesuai dengan standar bahkan cenderung buruk. Kami kelak akan memberikan perhatian kepada beberapa hal,” ungkap Yus Derahman, dalam debat Pilkada Bangka Barat putaran kedua, di Gedung Graha Aparatur, Pemkab Bangka Barat, Senin ( 11/11/2024 ) malam.

Standar yang dimaksud pria asal Kecamatan Tempilang ini adalah pertama, mewajibkan seluruh pegawai pemerintah daerah yang melakukan pelayanan langsung dengan masyarakat menggunakan standar senyum, sapa dan salam.

“Kalau perlu kita buat perhatiannya para pegawai agar masyarakat merasa dilayani dengan baik,” katanya.

“Kedua, kami akan menerapkan standar waktu pelayanan yang jelas, tidak ada lagi cerita mengurus perlengkapan KTP KK dan sebagainya berminggu-minggu, semua ada standarnya,” imbuh dia.

“Ketiga, kami akan menerapkan sistem biaya pelayanan yang transparan. Kami beri pengumuman pelayanan ini ini ini di setiap resepsionist,” lanjutnya.

Menanggapi Yus Derahman, calon wakil bupati nomor urut 3 Dwi Aryani mengulang pertanyaan dari moderator yang tidak dijawab oleh Yus Derahman.

“Yang ditanyakan adalah kolaborasi ( pemerintah dan swasta ) meningkatkan pelayanan. Yang saya tanyakan adalah bagaimana peran swasta untuk berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan?, ” ujar Dwi Aryani.

Sementara itu calon wakil bupati nomor urut 1 Bong Ming Ming mengatakan, niat Yus sudah baik, tetapi jawaban yang ia berikan tidak sesuai dengan pertanyaan moderator.

“Pertanyaan moderator yang ditanyakan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta. Kalau bicara kolaborasi pemerintah dengan swasta yang bisa kita manfaatkan itu ada empat hal,” kata Bong Ming Ming.

Empat hal tersebut menurut BMM antara lain forum CSR dan Program Pemberdayaan Masyarakat ( PPM) dari pihak swasta atau perusahaan seperti PT Timah dan PT NSP yang bisa digunakan oleh pemerintah daerah, seperti yang telah dilakukan dirinya dan Sukirman saat ini.

“Saya ingin menanggapi masalah KTP. Pak Yus dulu waktu pertama kami masuk, orang Tanjung Niur orang Teluk Limau membuat satu KTP aja harus ke Pemda Bangka Barat. Hari ini mereka bisa membuat KTP cukup di kecamatan dan pelayanan nanti ke depan bisa di desa-desa bahkan di rumah,” cetus BMM.

Menanggapi Dwi Aryani, Yus Derahman kembali menegaskan pihaknya akan memberikan pelayanan yang baik dan prima bagi masyarakat dengan senyum sapa.

“Kadang-kadang kan pelayanan rumah sakit itu malah merengut. Nah itu maksud kita Bu, kayak jeruk asem. Ini harus kita bina, itu yang pertama,” ujarnya.

“Kemudian pelayanan itu memang seolah-olah nanti ada kantor resepsionist-nya kayak hotel, itu yang melayani, baru ( diarahkan) pasien ke mana,” tutup Yus Derahman. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *