Sukirman Berharap PPKM Level 4 Tidak Diperpanjang

Muntok — Setelah berlangsung selama satu minggu, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) level 4 di Kabupaten Bangka Barat, esok pagi, Senin 2 Agustus, akan berakhir

PPKM level 4 yang mulai diterapkan sejak tanggal 26 Juli 2021 lalu ternyata belum dapat menahan laju penambahan kasus harian orang terkonfirmasi Covid – 19 di Bangka Barat. Bahkan kasus kematian pun masih terus terjadi.

Kendati demikian, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman berharap PPKM level 4 benar – benar berakhir dan tidak ada lagi perpanjangan.

” Harapan kita cukup lah sampai disini, terus kalau ada kebijakan pusat memperpanjang? Kita lihat besok lah. Harapan kita inginnya PPKM selesai. Besok pagi kita sudah bisa seperti sediakala. Kita berharap masyarakat patuhi semua aturan, saling menghargai, karena ini akan kembali lagi untuk kesehatan masyarakat juga,” kata Sukirman saat ditemui dirumah dinasnya, Minggu ( 1/8 ).

Sukirman mengatakan, apapun kebijakan yang diambil dalam penerapan PPKM level 4 bukan berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi semua memang harus diputuskan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, dalam hal ini Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021.

” Tapi ada yang kita modifikasi, dimana kebijakan kita, kita akan masuk. Contoh walaupun kita PPKM level 4 tapi kita memastikan rumah ibadah tidak ada yang ditutup,” ujarnya.

Disamping itu, pelayanan yang bersifat kritikal, seperti rumah sakit tetap diprioritaskan untuk tidak Work From Home, dimana semua pegawainya harus tetap bertugas melayani masyarakat.

” Kemudian pelayanan yang sifatnya paling dibutuhkan oleh masyarakat, seperti kritikal dan esensial. Kritikal harus 100 persen, esensial itu diatur OPD masing – masing. Kayak rumah sakit mereka harus selalu siap,” kata Sukirman.

Menurutnya, Bangka Barat dikenakan penerapan PPKM level 4 dapat diartikan bahwa situasi pandemi Covid-nya dinilai sedang mengkhawatirkan, karena itu semua pihak harus mempunyai keinginan bersama untuk bisa keluar dari keadaan ini.

” Supaya kawan – kawan kita yang mencari makan di pasar malam – malam bisa normal kembali. Kawan – kawan seni musik bisa bergerak kembali. Sekarang kan mau pesta juga kan nggak bisa,” ujarnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: