Sedekah Kampung Desa Terentang, Markus Diarak

Duta Radio – Wakil Bupati Bangka Barat Markus menghadiri acara tradisi adat Sedekah Kampung Desa Terentang Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Minggu ( 3/9/17 ).
Kehadiran Wakil Bupati disambut dengan arak – arakan dan ikut diarak merupakan ciri khas budaya Bangka dalam menyambut para pembesar.
Pesta adat Desa Terentang masih sangat kental dengan tradisi lama yang masih dijaga hingga kini, dimana acara tersebut diawali dengan ritual ngasoh kembang sebelum hari arak – arakan dilakukan.
Dalam ritual itu, salawat dan puji-pujian disenandungkan oleh orang – orang tua di salah satu rumah peserta khataman. Setelah itu para peserta khataman diarak keliling kampung untuk kemudian berakhir di masjid tempat khataman dilaksanakan.
Wakil Bupati Bangka Barat Markus, mengatakan, adat sedekah kampung memang masih tetap dijaga dan dilestarikan di Desa Terentang sejak dulu hingga masa sekarang.
” Salah satu adat tradisi yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat desa terentang adalah sedekah kampung, atau dalam dialeg setempat sedekah kampung,” ujar Markus, Minggu (3/9/2017 ).
Markus menambahkan, makna sedekah kampung dalam bahasa setempat diartikan berbagi rezeki yang juga bermakna berbagi rezeki dengan sesama.
Disamping itu, semaraknya khataman Al-Qur’an dalam Sedekah Kampung menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menamatkan pelajaran Al-Qur’an agar bisa menjadi peserta khataman Al-Qur’an.
” Selain berbagi rezeki, intinya syukuran sedekah kampung ini sebagai apresiasi dan penyemangat warga yang memperlajari dan telah khatam alquran,” jelasnya.
Sedekah Kampung di Desa Terentang sebagai media untuk mempererat jalinan persaudaraan dan silaturahmi warga desa,  diharapkan Markus sudah seharusnya dijaga dan dilestarikan.
” Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan guna mempererat tali silahturahmi, khususnya warga desa Terentang,” pungkasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: