Lebaran Hari Jum’at atau Sabtu? Begini Komentar Kepala Kemenag Bangka Barat

BANGKA BARAT — Kepala Kantor Kementerian Agama Bangka Barat Jumadi mengatakan, rukyatul hilal penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis 19 Maret 2026.

“Untuk secara nasional itu dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 ya, kalau tidak salah. Nah, itu akan dilakukan secara serentak pengamatannya,” ujar Jumadi di ruang kerjanya, Senin ( 16/3 ).

Dia mengatakan, pengamatan hilal di Bangka Belitung sendiri akan digelar di Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis sore menjelang maghrib.

Setelah itu hasil pengamatan rukyatul hilal akan dikirim ke Kementerian Agama.

“Kemungkinan nanti di sekitar pukul 19:00 WIB kurang lebih, Pak Menteri akan melakukan sidang isbat di Jakarta untuk penentuan Hari Raya Idulfitri apakah di hari Jum’at ataukah di hari Sabtu,” lanjut Jumadi.

“Tapi kalau biasanya, ini kan katanya umur hilal atau bulan itu masih sekitar nol derajat. Kalau seperti biasa, itu kemungkinan besar hari rayanya itu hari Sabtu, kemungkinan besar,” ujarnya.

Namun Jumadi menegaskan kepastian Hari Raya Idulfitri baru bisa ditentukan setelah sidang isbat di tingkat pusat.

Dia menambahkan, bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di hari Jum’at tentu mereka punya dalil sendiri dan hal itu tidak menjadi persoalan.

Maka Jumadi berharap perihal lebaran Hari Jum’at atau Sabtu tidak perlu dipersoalkan atau menimbulkan gesekan di kalangan masyarakat.

“Ya silakan, hari Jumat juga tidak masalah, hari Sabtu juga tidak masalah.
Mudah-mudah tidak ada pergesekan di masyarakat, saling menghargai. Karena saya pikir kalaupun memang terjadi dua, itu punya landasan masing – masing,” tutup Jumadi. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *