Jama’ah Masjid Jamik Muntok Deklarasi Tolak RUU HIP

 

Muntok — Suara penolakan Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ) oleh ummat Islam semakin lantang terdengar. Di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, tepatnya di Masjid Jamik Muntok, puluhan jama’ah mendeklarasikan penolakan dengan tegas.

Penolakan yang dilakukan puluhan jama’ah Masjid Jamik Muntok bertajuk ” Deklarasi Bela Islam Bela NKRI, Tolak Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ), Bangka Belitung Siaga Selamatkan NKRI dari Ancaman Komunisme digelar di halaman Masjid Jamik, Muntok, Jum’at ( 26/6/2020 ) usai sholat Jum’at.

Para jama’ah berpakaian putih – putih berkumpul di halaman masjid tua di kota Muntok tersebut mendengarkan orasi dari para tokoh agama diantaranya, Ustadz M. Saleh Assegaff, Ustadz Misdi dan Habib Husein Assegaf.

Delapan butir isi penolakan yang termuat dalam intisari pernyataan bersama anak NKRI dibacakan dengan lantang oleh Habib M. Saleh Assegaf adalah sebagai berikut.

” Pertama, menolak RUU HIP dan menuntut penghentian pembahasannya. Kedua, mendukung penuh maklumat MUI tentang penolakan RUU HIP. Ketiga, mengusut dan memproses hukum para inisiator dan konseptor RUU HIP,” cetus Ustadz M. Saleh Assegaff.

Selain itu, para jama’ah dalam deklarasinya meminta menerapkan KUHP Pasal 107 terhadap para pelaku makar yang ingin merubah Pancasila.
dan menuntut pembubaran Partai Politik ( Parpol ) yang terlibat menjadi inisiator dan konseptor RUU HIP.

” Keenam, mendorong MPR RI agar menggelar sidang istimewa untuk untuk memberhentikan Jokowi apabila memberi peluang atau akan merubah Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila serta membangun kerjasama dengan Partai Komunis China,” tukas Saleh.

Sedangkan pada point ke tujuh dan kedelapan, para jama’ah menolak kriminalisasi ulama dan tokoh yang kritis terhadap pemerintah serta menyerukan semua elemen bangsa untuk berjuang bersama melawan kebangkitan NEO PKI. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: