Pelepasan Siswa SMAN 1 Mentok, UMKM serbu Wisma Majapahit

PT Timah Fasilitasi Pelaku UMKM Berjualan di Wisma Majapahit

HEADLINE, PT Timah58 Dilihat

BANGKA BARAT — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali terlihat melalui pemanfaatan Wisma Majapahit di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Setiap kali ada acara yang menarik keramaian besar, kawasan Wisma Majapahit yang merupakan aset PT TIMAH, sering menjadi ruang produktif bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pedagang yang menjual makanan, minuman, dan kerajinan tangan memanfaatkan keramaian untuk menawarkan produk mereka.

Saat acara pelepasan siswa SMA Negeri 1 Mentok yang digelar pada Selasa (5 Mei 2026), puluhan pelaku UMKM kembali terlihat memenuhi area sekitar gedung untuk berjualan.

Salah satunya, Irya, penjual buket, mengatakan bahwa acara yang digelar di Wisma Majapahit berdampak positif terhadap penjualannya.

“Pendapatan yang kami terima cukup baik. Penjualan berjalan lancar,” ujarnya.

Sebagai pedagang musiman, Irya menjelaskan bahwa PT TIMAH telah memberikan informasi dan mengatur area berjualan agar kegiatan usaha tetap tertib dan nyaman.

“Kami diinformasikan mengenai tempat kami bisa berjualan. Kami tidak boleh berjualan di dalam gedung, jadi kami mencari lokasi yang diizinkan dan aman,”katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kemudahan yang diberikan perusahaan.

“Kami berterima kasih kepada PT TIMAH karena telah memudahkan pelaku UMKM seperti kami untuk berjualan di sini. Kami disediakan tempat, dan gratis tanpa biaya,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Sonia, penjual minuman yang kerap berjualan saat ada acara di Wisma Majapahit.

“Setiap ada acara dan kami diberi izin oleh PT TIMAH, saya selalu berjualan di sini. Pengunjungnya biasanya cukup ramai, dan durasinya cukup lama untuk berdagang. Keuntungannya lumayan dan membantu perekonomian keluarga saya,”ujarnya.

Menurut Sonia, para pedagang merasa aman dan nyaman saat berjualan di kawasan Wisma Majapahit.

“Jualan di sini terasa aman dan tenang, fasilitas tersedia, dan tidak ada pungutan biaya dari pihak mana pun,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman mengatakan bahwa Gedung Majapahit milik PT TIMAH telah menjadi magnet ekonomi bagi masyarakat, khususnya pedagang kecil.

“Setiap ada keramaian, pedagang pasti akan berkumpul. Itulah magnet pendapatan. Gedung Majapahit milik PT TIMAH menjadi daya tarik bagi para pedagang untuk menjual barang dagangannya. Kami berharap kegiatan seperti ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” kata Yus Derahman usai menghadiri acara pelepasan siswa angkatan ke-38 SMA Negeri 1 Mentok.

Selain acara seperti ini, PT TIMAH juga rutin melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan, termasuk usaha kuliner dan produk lainnya. ( * )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *