4 ABG Terseret Arus di Pantai Menara Manggar, 2 Tewas 1 Hilang

HEADLINE, MARITIM494 Dilihat

BELITUNG TIMUR — Empat anak perempuan usia belasan menjadi korban terseret arus saat berenang di Pantai Menara, Manggar, Belitung Timur, Minggu ( 28/9/2025 ).

Dua orang diantaranya tewas, satu hilang dan satu lainnya selamat.

Mereka adalah Ardhita Rahayu (17), Miranda (17), Sahira (11) dan Zira Aprilia ( 11 ) warga lokal Desa Baru Manggar.

Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengatakan, kejadian tragis tersebut berawal saat empat anak usia belasan itu berenang di Pantai Menara pada Minggu sekitar pukul 17.00 WIB.

“Pada saat berenang, tiba-tiba korban bersama temannya terseret arus. Pengunjung sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera melakukan pertolongan,” jelas Oka, Senin ( 29/9 ).

Oka mengatakan, tiga korban berhasil dievakuasi dengan kondisi satu korban selamat bernama Ardhita Rahayu.

Sedangkan dua korban lainnya Miranda dan Sahira meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara satu korban Zira Aprilia terseret arus dan tenggelam. Kondisi ombak yang cukup kencang saat kejadian disertai arus yang kencang serta banyaknya korban menyebabkan Zira hilang dan belum ditemukan.

“Keluarga korban yang mengetahui anaknya belum ditemukan melaporkan kejadian tersebut ke Kadus Desa Baru kemudian informasi diteruskan ke Pos SAR Belitung untuk meminta bantuan SAR,” kata Oka.

Menerima informasi kejadian dari Tim Rescue Pos SAR Belitung Timur, Kansar Pangkalpinang mengirimkan satu Tim rescue menuju lokasi kekejadian

Tim SAR gabungan yang didukung Rescuer Pos SAR Beltim, TNI AL Beltim, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Beltim, Polsek Manggar, BPBD Beltim, Tagana Beltim, Pramuka Peduli dan keluarga korban berupaya melakukan pencarian.

Tim SAR Gabungan juga turut mengerahkan beberapa alut palsar air di antaranya Kapal RIB (Rigid Inflatabel Boat) milik Basarnas, Rubber Boat dan beberapa kapal nelayan untuk membantu mencari korban.

Upaya pencarian masih terus dilakukan. Oka berharap korban dapat segera ditemukan.

“Kita malam ini mengupayakan pencarian dengan melakukan penyisiran menggunakan beberapa alut diantaranya RIB. Malam ini kita upayakan semaksimal mungkin. Semoga upaya pencarian terhadap satu korban ini dapat membuahkan hasil,” harap Oka. ( Red )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *