Turun Level 1, Kegiatan yang Bersifat Kerumunan di Babar Diizinkan

Muntok — Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 61 tahun 2021, PPKM di Kabupaten Bangka Barat telah turun ke level 1.

Keuntungan dari hal tersebut, terdapat beberapa aturan terkait kerumunan yang sebelumnya tidak diizinkan, kini boleh dilakukan masyarakat.

Ketua Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, Sidarta Gautama mengatakan, memang sudah banyak kegiatan yang bersifat kerumunan kini bisa dilakukan, tetapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi kita harapkan tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun nanti sesuai dengan Inmendagri memang aktivitas atau kegiatan masyarakat diizinkan untuk dilaksanakan, baik itu pesta atau kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, tetap diizinkan dengan catatan tetap menggunakan masker,” jelas Sidarta kepada awak media, Rabu ( 24/11 ).

Dia menegaskan, kendati sudah turun ke level 1, namun kewaspadaan terhadap mewabahnya kembali Covid – 19 tetap tidak dapat diabaikan. Karena itu ia mengajak semua pihak untuk sama – sama menjaga agar kasus virus Corona di Bangka Barat tidak lagi bertambah dan diharapkan akan terus melandai.

” Mari kita jaga jangan lengah, karena Bangka Barat ini kan sering sekali kalau sudah kendor sudah mulai kendor lagi semuanya. Biasanya kalau sekali kena, langsung banyak Bangka Barat ini,” tukas Sidarta.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma mengatakan, peran serta seluruh masyarakat serta Forkopimda sangat besar sehingga Bumi Sejiran Setason bisa turun ke level 1.

” Ini juga sesuai dengan target Bupati dan Wakil Bupati, Bangka Barat harus di level 1. Satgas dibantu Forkopimda, TNI, Polri dalam upaya percepatan perubahan PPKM level 2 ke 1, ini dilakukan semua dan elemen-elemen yang tergabung di dalamnya,” ujar Putra.

Dari data terbaru yang dirilis Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat hari ini, Rabu ( 24/11 ), tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif, sementara terdapat 3 pasien yang sembuh dari Kecamatan Muntok. Sedangkan pasien yang masih dirawat atau diisolasi berjumlah 22 orang. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: