Tim SAR Gabungan Cari Kapal Lina Gaya 7 yang Alami Mati Mesin di Laut Tuing

HEADLINE, MARITIM889 Dilihat

PANGKALPINANG — KM Lina Gaya 7 mengalami mati mesin dan terombang – ambing di perairan laut Tuing, Kabupaten Bangka. Kabar ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan pangkalpinang pada Kamis ( 7/11/2024 ).

KM Lina Gaya 7 dengan person on board (POB ) empat orang laki – laki, yaitu Tomi (40), Mansur (53), Sardi (28) dan Guden (48) ini sebelumnya pada 27 Oktober 2024 lalu, berangkat melaut untuk mencari ikan dari Pangkal Balam menuju perairan Pulau 2.

“Setelah beberapa hari mencari ikan, mereka memutuskan kembali ke Pangkal Balam. Di tengah perjalanan kembali, kapal mereka mengalami mati mesin di perairan luar Laut Tuing,” kata Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa, Kamis ( 7/11 ).

Kondisi tersebut kemudian diketahui pihak keluarga para ABK KM Lina Gaya 7 setelah dihubungi pemilik kapal untuk meminta bantuan evakuasi, sebab persediaan perbekalan di kapal menipis, dan dengan kondisi mesin yang rusak membuat mereka terpaksa berlabuh di tengah laut sembari menunggu bantuan.

“Mengetahui hal tersebut keluarga korban menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi serta mengantarkan perbekalan untuk para ABK di atas kapal tersebut,” jelas Oka.

Setelah menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju Last Known Position (LKP) KM Lina Gaya 7.

Dalam hal ini 1 Tim Rescue Kansar Pangkalpinang bersama ABK KN SAR Karna berangkat menuju lokasi kejadian, menggunakan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) untuk memberikan bantuan SAR.

“Namun kendala yang dihadapi tentunya cuaca yang berubah-ubah ditengah laut. Semoga proses pencarian terhadap KM Lina Gaya 7 tidak mendapatkan kendala yang serius dan kapal beserta ABK dapat segera dievakuasi secepatnya,” harap Oka. ( SK)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *