Tanggapi GTK yang Minta Gaji Disetarakan, Markus: Kalau Nggak Mau Diatur Pemda Silahkan Mundur

BANGKA BARAT — Bupati Bangka Barat Markus meminta guru dan tenaga kependidikan ( GTK) yang ingin gajinya disetarakan dengan PPPK paruh waktu di lingkungan pemda banyak – banyak bersyukur.

Karena menurut dia gaji mereka lebih tinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Bangka Belitung.

Hal itu dia katakan menanggapi keinginan guru dan tenaga kependidikan ( GTK) yang ingin gajinya disetarakan dengan PPPK paruh waktu yang berdinas di lingkungan pemda.

“Mereka harusnya bersyukur. Karena di Bangka Barat ini termasuk yang paling tinggi dibandingkan kabupaten kota di Bangka Belitung ini,” cetus Markus usai melantik pejabat administrator, di Graha Aparatur, Rabu ( 18/2 ).

“Coba ditanya Bangka induk berapa gajinya. Coba tanya Bangka Tengah. Coba tanya Bangka Selatan. Coba tanya Pangkalpinang,” sambungnya.

Menurut Markus, Pemda Bangka Barat tetap bertahan tidak menurunkan gaji tersebut walaupun jumlah PPPK penuh waktu dan paruh waktu yang mencapai angka ribuan.

“Pak Bupati ini bertahan selama ini kan, dengan posisi paruh waktu itu begitu banyak, 1.800-an. Belum PPPK penuh waktu seribuan, belum outsourcing. Kita masih mampu di atas kabupaten kota lain di Bangka Belitung ini,” ujarnya.

Dia mengakui, kondisi keuangan Pemda Bangka Barat tidak memungkinkan untuk menyetarakan gaji.

Apalagi di tengah kondisi transfer ke daerah ( TKD ) banyak berkurang dan urusan dana bagi hasil ( DBH ) yang belum beres.

“Kalau misalnya mereka memperjuangkan itu sah – sah saja itu namanya aspirasi. Tapi kami kan juga harus mengukur kekuatan kita. Kalau keuangan kita gak mumpuni bagaimana? Semuanya kan kembali ke kemampuan keuangan kita,” ucap Markus.

Terkait keinginan puluhan GTK yang minta jam kerja disesuaikan atau pulang lebih cepat tidak full time, Markus dengan tegas menolak.

“Nggak bisa dong, sudah kalau nggak mau mundur saja, gak apa-apa. Kalau gak mau diatur pemda, mundur, gak apa-apa,” cetus Markus.

“Pejabat manapun mau mundur silakan. Kita tidak kekurangan pegawai. Pegawai kita banyak, stoknya banyak,” imbuhnya. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *