Penghuni Camp Pantai Selindung Dipulangkan, Namun Ponton Belum Pergi

Muntok — Pantai Si Babe Dusun Selindung, Desa Air Putih, Kecamatan Muntok merupakan salah satu pelabuhan tikus yang berpotensi menjadi tempat berlabuh pendatang dari luar Bangka.

Di tengah upaya pencegahan virus Corona, hal itu menjadi salah satu ancaman. Apalagi sebelum ditertibkan oleh Forkopimda Bangka Barat, pantai tersebut diramaikan oleh puluhan camp liar para penambang TI apung yang dihuni ratusan orang.

Kendati camp – camp telah dibersihkan, namun ponton – ponton Tambang Inkonvensional ( TI ) di perairan Selindung belum bergeser.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 ( Covid – 19 ) Bangka Barat, Sidarta Gautama, mengaku tidak tahu pasti penyebab ponton – ponton tersebut belum bergeser.

” Ponton itu kan ditarik, bukan lewat darat itu kan, mereka tarik pakai speed ( speed boat ). Ya kita nggak tahu masalahnya apa belum ditarik, tapi yang jelas tidak lagi ngecamp disitu,” tukasnya.

Dia mengatakan, sebelum dilakukan penertiban, dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Dusun dan Kepala Desa untuk mencari alternatif tempat lain setelah camp – camp tersebut dirobohkan.

” Pada saat kita penertiban kemarin, kita sudah bicara sama Kadus dan Kadesnya artinya alternatif lain yang menjadi tempat mereka ketika tempat utama mereka kita bereskan, dan ada beberapa titik yang disampaikan dan itu sudah kita pantau dan belum ada aktivitas,” jelas Sidarta Gautama dalam Konferensi Pers di OR II Setda Bangka Barat, Jum’at ( 17/4/2020 ) sore.

Dia memaparkan, setelah penertiban, para penghuni camp tersebut sebagian besar telah dipulangkan. Sebab kata Kasat Pol PP Bangka Barat ini, para pemilik camp sempat menyampaikan keluhan kepada dirinya pada saat penertiban pertama agar dipulangkan ke daerah asalnya.

” Karena waktu di lokasi saat kita penertiban yang pertama, mereka bilang pada saya, Pak, kami kan sudah ditertibkan kami minta pulang, makanya kita prioritaskan kemarin. Mungkin sebagian dari mereka juga ada yang balik ke Toboali yang jelas untuk saat ini lokasi yang dimaksud aman,” sebutnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: