BANGKA BARAT — Kabar kedatangan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI Abdul Mu’ti, ke Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu ( 18/1/2025 ) besok, disambut surat terbuka dari S. Hasan Baraqbah, yang diposting di akun facebook-nya, Jumat ( 17/1/2025 ).
Mendikdasmen yang juga Sekum PP Muhammadyah Abdul Mu’ti, datang ke Kecamatan Mentok dalam rangka menghadiri resepsi milad Muhammadyah ke – 112, di SD Muhammadyah Mentok, Sabtu besok.
Dalam postingan di akun Ayeb Bewok miliknya, Hasan menyertai surat terbukanya untuk Menteri Dikdasmen itu video SD Negeri 6 Mentok di Kampung Sawah, Kelurahan Tanjung, yang sedang digenangi air.
Sebagai Ketua RW 04 Kampung Sawah, Hasan merasa prihatin melihat keadaan SDN 6 tempat ia bersekolah dulu, keadaannya tidak berubah, selalu digenangi air tiap musim hujan.
Menurut Hasan, ia sudah pernah mengajukan proposal ke dinas terkait, meminta sedikit perhatian untuk sekolah dasar tercintanya itu, tapi hingga kini belum ada tindakan apapun.
Begini isi surat terbuka S Hasan Baraqbah untuk Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti:
Mentok, Jum’at, 17 Januari 2025,
Assalamu’alaikum Warohmatulohi Wabarakatuh.
PR buat Mentri Pendidikan,
Pak apa kabarnya, semoga engkau baik baik saja, dan dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
Maafkan atas PR yang saya berikan kepada Bapak ini.
Pak Katanya mau ke kecamatan Mentok, Bangka Barat , jika berkenan Mampir la ke Kampung Ku, letaknya di Kp. Sawah, kelurahan Tanjung, tolong lihat kondisi Sekolah ku, tercinta, , dimana Aku dulu disitu pertamakali di didik dan di ajarkan membaca dan menulis, diajarkan Akhlah dan Budi pekerti,
Pak.. Maafkan Aku menulis surat terbuka ini, Karena aku tidak tahu kemana lagi harus mengadu, Sekarang musim hujan, kodisi cuaca tidak baik baik saja, begitu juga kondisi Sekolah ku. Setiap kali hujan kami selalu kebanjiran, Air hujan sudah jadi mainan kami di saat belajar atau disaat istirahat, sepatu kami basah sudah biasa, tapi apakah ini yang namanya tempat belajar yang baik untuk anak didik dan pengajar,
Pak.., aku di situ lulusan tahun 1991, dan sampai sekarang keadaan sekolah ku tidak berubah, masih sama masih tergenang air , dikala hujan turun,
Di saat sekolah lain memiliki fasilitas yg baik Sekolah kami masih sama seperti dulu.
Pak… Katanya bapak mau ke kota kami, mampir lah Pak, ke kampung ku.. Anggap saja, ini kampung Bapak sendiri, Tolong Perhatian Fasilitas Pendidikan kami… , Apakah harus ada yg jadi Mentri dulu di sekolah ku, Baru Sekolah ku, Indah dan berseri..
Pak, Sekolah ku ini juga dilalui Jalan umum di kampung ku, terkadang disaat belajar ada saja kendaraan yg lewat sehingga mengganggu Konsetras belajari kami, dan di saat Istirahat, bermain, kami harus hati hati, karena ada motor dan mobil yg lewat, Mungkin ini satu satunya sekolah di Indonesia, yang seperti ini..
Besar Harapan ku, bapak mau mampir ke sekolah ku di SDN 6 Negri kec. Mentok ,
Semoga Surat terbuka ku ini sampai ke hadapan Bapak.
Salam Anak Negeri Pesisir.
S. Hasan Baraqbah. ( SK )
Mendikdasmen Disambut Surat Terbuka Warga Mentok Terkait SDN yang Selalu Kebanjiran






























