KPU Babar Mitigasi Bencana, Pastikan 341 TPS Ada di Tempat Aman

HEADLINE, Politik607 Dilihat

BANGKA BARAT — KPU Bangka Barat telah melakukan pemetaan lokasi tempat pemungutan suara ( TPS ) yang rawan bencana untuk perhelatan Pilkada 2024, agar proses pungut hitung tanggal 27 November nanti dapat berjalan lancar.

Hal yang diperhatikan KPU Bangka Barat antara lain lokasi rawan kemungkinan terjadinya bencana banjir dan angin kencang.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, KPU Bangka Barat Dwi Apriyanto mengatakan, jumlah TPS di Pilkada 2024 sebanyak 341, tersebar di seluruh Kabupaten Bangka Barat.

Dari sejumlah TPS itu pihaknya mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana demi kelancaran proses pemungutan suara.

“Bangka Barat memiliki 341 TPS. Berdasarkan pengalaman Pemilu 2024, kita sudah melakukan mitigasi kerawanan bencana, jadi Insya Allah semua TPS aman dari kerawanan bencana,” kata Dwi Aprianto di ruang kerjanya, Rabu ( 30/10/2024 ).

Pihaknya pun telah mencari lokasi alternatif tempat yang lebih aman didirikan TPS pada hari pelaksanaan pemungutan suara Pilkada, tanggal 27 November 2024 mendatang. Mereka meminta petugas pemungutan suara (PPS) membuat TPS di titik aman.

Menurut Dwi, daerah rawan banjir telah dimitigasi oleh KPU sehingga pada Pilkada ini dipastikan lokasi TPS tidak berada di lokasi banjir. Hal ini termasuk akses jalan menuju TPS yang bukan daerah banjir.

“Seperti di daerah Desa Semulut Kecamatan Parittiga dan Desa Limbung Kecamatan Jebus. Kita sudah konfirmasi, karena pada Pemilu kemarin akses menuju TPS ada yang rawan banjir. Sehingga Pilkada ini, kita mengarahkan PPS menggesernya di luar jalan itu. Sehingga warga bisa lebih mudah mengakses masuk ke TPS,” jelas dia.

Selain itu pergeseran TPS di lokasi rawan banjir di Kelurahan Tanjung dan sekitarnya di Kecamatan Mentok juga sudah dilakukan.

“Kalau puting beliung itu tidak ada. Hanya di Parittiga itu angin kencang. TPS yang dibuat dari terpal, roboh karena bukan dari rangka besi. Tetapi tidak sampai mengganggu pemungutan suara karena langsung diperbaiki,” sambungnya.

Dwi mengatakan, kondisi cuaca Bangka Barat pada November diperkirakan sedang panas terik. Namun pihaknya telah menyampaikan informasi cuaca dan peta TPS rawan bencana ke wilayah masing-masing agar segala kemungkinan dapat sama-sama diantisipasi.

“Insya Allah mudah mudahan aman. Kita melihat kondisi cuaca sekarang panas, seperti ini artinya untuk mitigasi rawan bencana kita fix-kan mana saja wilayah-wilayah yang rawan bencana. Sehingga pemilihan nanti berjalan dengan aman dan lancar,” harap Dwi. ( SK )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *