Kali Pertama Bangka Barat Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Muntok — Bangka Barat menjadi salah satu dari empat kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendapatkan Penghargaan Kabupaten Layak Anak ( KLA ) Pratama, dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Keempat kabupaten tersebut yakni, Belitung, Bangka, Belitung Timur dan Bangka Barat.

Acara penerimaan penghargaan KLA digelar secara zoom meeting dan diikuti seluruh kepala daerah di Indonesia. Bupati Bangka Barat, H. Sukirman dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP3A ), Suwito mengikutinya di Ruang Rapat OR I, Setda Bangka Barat, Kamis ( 29/7 ).

Ada beberapa pesan yang disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si., atau Bintang Puspayoga saat membuka acara.

Dia berharap penghargaan itu tidak dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing – masing.

Menteri Ayu Bintang menaruh harapan besar bagi daerah yang telah mendapatkan prestasi baik agar dapat menjadi inspirasi dan dapat membagikan praktik – praktik baiknya bagi daerah lain, sehingga semua daerah dapat bergerak bersama menuju Indonesia maju.

” Dengan bergandengan tangan bersinergi, berkolaborasi dimana seluruh pemangku kepentingan menciptakan lingkungan yang positif, sportif dan ramah anak, yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara yang maju dan hebat menuju Indonesia Layak Anak, ( IDOLA ) tahun 2030 dan Indonesia Emas 2045,” pesan Ibu Menteri.

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman merasa bersyukur atas diraihnya penghargaan Kabupaten Layak Anak Pratama untuk kali pertama ini. Menurut dia, prestasi tersebut bisa terwujud berkat kerja sama Organisasi Perangkat Daerah serta Forkopimda.

” Jadi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sangat serius melakukan ini. Ini pertama kali untuk Bangka Barat dapat Pratama bersama kabupaten lainnya,” ujar Sukirman.

Dia mengatakan akan meningkatkan prestasi KLA yang telah dicapai, kendati di Bangka Barat masih banyak hal yang harus ditingkatkan. Ia akan lebih menekankan kepada semua pihak untuk memperhatikan hak – hak anak, terutama pendidikannya, terlebih dimasa pandemi ini, proses belajar mengajar lebih banyak dilakukan secara daring.

” Apalagi di masa pandemi ini kan, anak – anak jangan sampai hak – haknya ditiadakan. Pemerintah akan lebih serius lagi, pendidikan terutama dari PAUD, TK, SLTA segala macam itu harus menjadi kewajiban kita bersama,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A, Suwito juga mengungkapkan rasa syukurnya. Meskipun KLA Pratama merupakan tingkat dasar, namun Bangka Barat sudah diakui Kementerian PPPA sebagai kabupaten yang mendukung perlindungan dan pemberian hak-hak anak.

” Jadi kalau penghargaan KLA, itu yang paling bawah sekali yang paling dasar dengan nilai diatas 500 itu Pratama. Tapi diatas lagi ada namanya Nindya sampai dengan yang tingkatan paling tinggi namanya Paripurna. Kita sedikit – sedikit dulu dan alhamdulillah sudah diakui oleh Pemerintah Pusat terkait dengan penghargaan KLA itu mendapatkan Pratama,” jelas Suwito. ( SK ).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *