Muntok — Keberadaan Karang Berang Berang di Dusun Sukal, Desa Belo Laut merupakan salah satu anugerah tersendiri bagi warga setempat. Menurut Calon Wakil Bupati Terpilih, Bong Ming Ming, letak karang tersebut sangat berbeda dengan daerah lain sehingga diusulkan oleh Komisi II DPRD Provinsi Babel menjadi kawasan konservasi.
Namun kata Ming Ming, penggunaan pukat cawang atau trawl dapat mengancam ekosistem yang ada di Karang Berang Berang. Apalagi Dusun Sukal, Desa Belo Laut sudah dicanangkan sebagai Kampung Bahari Nusantara.
” Persoalan cawang atau pukat trawl. Ini sangat mengganggu dan sangat merusak ekosistem yang di Karang Berang Berang,” tukas Bong Ming Ming saat menghadiri acara paparan Danlanal Babel terkait KBN Dusun Sukal di OR I, Setda Bangka Barat, Jum’at ( 16/4 ) siang.
Pukat trawl disinyalir digunakan oleh nelayan di luar Bangka Belitung, yakni daerah Kecamatan Sungsang, Provinsi Sumatera Selatan. Dikatakan Ming Ming, bahkan saat dirinya masih tergabung di Komisi II DPRD Provinsi Babel, mereka sempat mendatangi Camat Sungsang untuk memberikan edukasi kepada warganya terkait pukat trawl tersebut.
” Kami waktu di Komisi II kami sudah sampai ke Kecamatan Sungsang itu untuk minta kepada Camat memberikan edukasi kepada masyarakatnya supaya tidak lakukan aktivitas pukat cawang atau trawl tadi. Jangan sampai terjadi benturan dengan masyarakat Bangka Barat khususnya nelayan Sukal dengan Kundi dan sekitarnya,” ujarnya.
Hal lain yang menjadi sorotan politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) ini yaitu masalah tambak udang. Menurutnya, di kawasan Kampung Bahari Nusantara ( KBN ) seharusnya tidak ada tambak udang.
Sebab, usaha tambak udang membutuhkan kajian yang mendalam terkait izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL ) ataupun Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan ( UKL – UPL ).
” Kemudian kalau bicara lagi masalah tambak udang, saya rasa harus ada kajian yang lebih. Kan ada UKL UPL izin AMDAL dan sebagainya yang di kedepankan. Saya sepakat dengan Bapak, bila perlu di wilayah situ tidak ada tambak udang,” tukasnya. ( SK )






























