Berawal dari Laporan PDAM, Dua Penjarah Tahura Menumbing Diamankan Pol PP Babar

Muntok — Taman Hutan Raya ( Tahura ) Bukit Menumbing kembali dijarah penambang liar. Aktivitas para pelaku yang kembali berulah terdeteksi dari keruhnya sumber air baku PDAM Tirta Sejiran Setason. Hal itu pun dilaporkan sang direktur, Najamuddin kepada Sat Pol PP dan PB Bangka Barat.

Tim Satpol PP dan PDAM yang berjumlah 11 orang pun bergerak mengadakan razia dan berhasil menangkap dua penambang liar di kawasan Bukit Menumbing, Kamis ( 6/5 ).

Kedua penambang yang dijaring yakni, Ringga ( 33 ) dan Purwanto ( 40 ). Keduanya perantau dari Jawa Timur.

Pantauan portaldutaradio.com di Kampung Sinar Menumbing, Desa Air Belo, tempat dua penambang diamankan sementara, Ringga dan Purwanto serta barang bukti dinaikkan ke mobil pick up. Kedua tangan mereka diborgol. Terlihat dua unit sepeda motor dan beberapa gulung selang dan barang bukti lainnya juga diamankan.

Ketua Petugas Tindak Internal Satpol PP dan PB Bangka Barat, Samhudi Ishak yang memimpin operasi mengatakan, dua penambang tersebut disergap saat sedang menambang. Anggota Pol PP berjalan kaki ke TKP yang jaraknya kurang lebih empat kilometer ke arah puncak Menumbing. Tim dibagi tiga untuk mengepung para penambang.

” Dari titik awal kita turun dari motor ke lokasi target kurang lebih empat kilometer naik ke atas menyusuri batu. Saat ditemukan penambang sedang bekerja. Disitu kita bagi dari satu menjadi tiga tim kita sergap langsung. Jadi kita awalnya satu tim, setelah target keliatan, kita bagi tiga tim untuk mengepung target. Mereka sempat lari, kita kejar,” jelas Samhudi.

Dikatakannya, di TKP, terdapat dua lokasi yang telah digarap para penambang. Kerusakan cukup parah akibat aktivitas ilegal tersebut berada di lokasi kedua.

” Kerusakan di atas sepertinya sudah parah namun pengakuan penambang mereka itu mengerjakan bekas orang. Jadi mereka mengerjakan lagi. Di lokasi pertama dua hari, di lokasi kedua lima hari. Di lokasi kedua mereka kita tangkap. Jarak lokasi pertama dan kedua kurang ke lebih 20 meter,” paparnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *